Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Malu-malu 'kucing' Golkar, dukung Jokowi tapi ogah lepas Prabowo

Malu-malu 'kucing' Golkar, dukung Jokowi tapi ogah lepas Prabowo Wapres JK hadiri Silatnas Golkar.. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Minggu (1/11) lalu mungkin menjadi hari yang paling membahagiakan bagi para kader Partai Golkar. Sebabnya, kisruh antara dua kubu di partai beringin, kubu Aburizal Bakrie dan kubu Agung Laksono, tuntas sudah.

Dalam acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Partai Golkar yang digelar di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Palmerah, Jakarta Barat, itu, kedua kubu bersepakat untuk rujuk demi Pilkada serentak yang bakal segera dilaksanakan. Dalam acara itu, para senior Golkar seperti Jusuf Kalla, Luhut Binsar Panjaitan, Fahmi Idris dll juga hadir.

Seperti diketahui, perpecahan partai warisan Orde Baru menjadi dua kubu itu terjadi usai pelaksanaan pilpres atau setahun belakangan. Saat itu, kubu Ical tetap pada pandangan politiknya untuk tetap berada di Koalisi Merah Putih (KMP).

Sementara, kubu Agung Laksono menginginkan Golkar mendukung pemerintahan Jokowi-JK. Kedua kubu bahkan sempat menggelar kongres untuk memilih ketua umum yang baru. Kubu Ical menggelar kongres di Bali. Hasilnya, Ical terpilih menjadi ketua umum Golkar.

Sedangkan kubu Agung Laksono menggelar kongres di Ancol, Jakarta. Hasilnya, Agung Laksono terpilih menjadi ketua umum Golkar. Singkat cerita, kisruh di partai beringin selesai dalam Silatnas, Minggu kemarin. Hal itu tak lama setelah Mahkamah Agung (MA) memutuskan Golkar kepada hasil Kongres Riau pada 2010 lalu.

Selain perdamaian dua kubu, Silatnas lalu juga memberi sebuah kejutan. Apa kejutan itu? Golkar mendukung pemerintah Jokowi-JK. Hal itu diungkapkan Agung Laksono dalam pidatonya.

Keputusan itu diakui Agung Laksono diambilnya setelah bersepakat dengan Ical. Keputusan ini tentu mengejutkan mengingat selama ini Golkar bersama Gerindra dan beberapa partai lainnya berada di Koalisi Merah Putih (KMP) berseberangan dengan Koalisi Indonesia Hebat (KIH), koalisi pendukung Jokowi-JK.

"Kami (Agung Laksono dan Ical) sepakat mendukung pemerintahan Jokowi-JK tulus. Tapi bukan karena di sini ada Pak JK (Wapres Jusuf Kalla)," kata Agung dalam pidatonya. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP