Maksimalkan kerja tim, Khofifah-Emil ingin tembus 'daerah abu-abu'
Merdeka.com - Tim Kerja Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak menggelar rapat koordinasi (rakor) tingkat kabupaten/kota se-Jawa Timur bersama seluruh pimpinan partai pengusung di Surabaya, Sabtu (2/6) sore.
Khofifah menganggap rakor yang digelar sangatlah penting. Terlebih sudah mendekati coblosan 27 Juni. Kerja keras dengan kemampuan mumpuni sangat diperlukan untuk bisa menembus 'wilayah abu-abu'.
"Grey area itu undecided voters. Nah kita akan coba terus memaksimalkan itu. Undecided voters bukan derahnya tapi prosentasenya. Kalau (versi survei) Poltracking masih 19,8 persen," kata Khofifah di sela acara.
Sementara untuk memaksimalkan kerja tersebut, Tim Khofifah-Emil membentuk kluster-kluster. "Jadi kluster-kluster itu akan dibagi sesuai dengan etape-etapenya supaya ada yang fokus," lanjutnya.
Dia menyontohkan, misalnya saat etape ketiga, yaitu tahapan di hari H coblosan sampai pengawalan, pengawasan di tingkap PPK (kecamatan). "Itu Tim IT harus siap, Tim Lawyer harus siap. Saya melihat bahwa mereka cukup rapi menyiapkan itu. Ya ini kan tim provinsi, maka harus dikomunikasikan dengan tim kabupaten/kota," katanya.
Selain itu, dalam rakor ini juga dibahas masalah saksi di TPS (Tempat Pemungutan Suara). Perempuan yang juga Ketum PP Muslimat NU ini melihat ada banyak saksi di luar TPS. "Nah saksi di luar TPS itu, tadi malam saya dapat info, kemungkinan mereka mencoblos itu 30 persen," katanya.
Para saksi yang dimungkinkan tidak bisa menggunakan hak suaranya itu berada jauh dari TPS tempat mereka mencoblos. "Karena mereka tidak sempat ngurus surat pindah pilih (TPS). Dari itung-itungan kalau ngurus surat pindah kemungkinan tidak nuntut waktu," katanya lagi.
Nah, agar para saksi tetap bisa nyoblos di 27 Juni nanti, di rakor yang berlangsung hingga malam ini, Khofifah mengusulkan bahwa saksi harus berasal dari TPS yang bersangkutan. "Jadi saya bilang: wah kalau kemungkinan tidak nutut waktu pindah pilih, pastikan bahwa saksi adalah dari TPS yang bersangkutan."
"Kemudian bagaimana format koordinasi antara saksi di dalam dan yang di luar. Ini sebenarnya sesuatu yang sangat teknis sekali, jadi harus dikoordinasikan," tandasnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya