Maju Pilgub Sumut, Djarot ingin Cawagub seorang pekerja keras dan bersih
Merdeka.com - Bakal calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat telah mengantongi beberapa nama calon wakil gubernur yang akan mendampinginya. Djarot menetapkan syarat bagi calon pendampingnya. Salah satu syaratnya adalah bersih dan bersedia bekerja keras demi kemajuan Sumut.
"Ya mau bekerja, bersih mau bekerja keras mendedikasikan untuk kepentingan Sumut dan niatnya adalah untuk membangkitkan Sumut karena potensinya luar biasa," kata Djarot di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Kamis (4/1).
Djarot telah menerima surat tugas dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk segera menetapkan calon wakil gubernur sebelum tanggal 7 Januari 2018.
Dia menuturkan, DPP juga menugaskan agar berkomunikasi dengan partai-partai lain. Sebab, PDIP tak cukup kursi untuk mengusungnya di Pilgub Sumut. Saat ini PDIP hanya memiliki 16 kursi atau kurang 4 kursi dari syarat pencalonan di Pilkada.
"Oleh sebab itu melakukan akan berkomunikasi dengan beberapa calon wakil dan nanti kami sampaikan dengan DPP partai. Dan berkomunikasi dengan parpol lainnya karena kita kurang 4 kursi," ujarnya.
Sejauh ini, PDIP telah melakukan penjajakan koalisi dengan beberapa partai. Mulai dari PPP, Hanura, Golkar hingga PKPI.
"Kami dengan Hanura dengan ppp sudah ketemu pak Romy bincang-bincang dan Hanura juga begitu dan memang melakukan komunikasi dengan partai-partai yang belum menentukan calonnya termasuk juga dengan Golkar," ucapnya.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menambahkan, partainya telah mengusulkan nama calon wakil pendamping Djarot. Namun Hasto masih menutup rapat sosok yang akan dijagokan untuk mendampingi Djarot. Hasto hanya memberikan bocoran bahwa cawagub Sumut berasal dari kalangan muda yang mencintai olahraga sepak bola.
"Pecinta olahraga sepak bola yang luar biasa, tapi beliau juga punya rekam jejak pendidikan yang sangat baik, dan itu lah yang nanti kami akan usung," kata Hasto. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya