Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mahfud MD sebut lebih baik ada parpol meskipun jelek

Mahfud MD sebut lebih baik ada parpol meskipun jelek Mahfud MD. ©2012 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, menyayangkan adanya isu deparpolisasi pasca keputusan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, memutuskan maju di Pilgub DKI 2017 melalui jalur independen. Ia menceritakan bagaimana sebelumnya jalur independen itu bisa masuk dalam usulan revisi UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah menjadi Undang-undang nomor 12 Tahun 2008.

"MK membuka pintu untuk demokrasi. Bukan untuk melemahkan parpol. Mungkin lebih bagus semua parpol melakukan introspeksi diri. Sejarahnya bukan deparpolisasi," ujar Mahfud MD saat Diskusi Publik Jalur Perseorangan, Penguatan Demokrasi atau deparpolisasi di Jakarta, Rabu (30/3).

Lebih lanjut, Mahfud mengatakan isu deparpolisasi tidak mungkin ada di negara dengan sistem demokrasi dan bertentangan dengan hidup bernegara. "Tidak boleh ada teriakan bubarkan parpol. Dari pada tidak ada parpol mending ada tapi jelek," tambahnya.

Mahfud juga menjelaskan bahwa partai politik dan calon independen harus bersaing secara adil. "Intinya munculnya dimaksudkan bukan untuk deparpolisasi. Berkepentingan parpol semua sehat. Sehingga calon independen bisa sehat juga," tambahnya.

Dia berpesan pada partai politik, agar tidak cemas dengan adanya jalur independen. Biarkan rakyat yang menentukan pilihan. "Kami justru ingin memberdayakan semuanya, ikutkan saja di pilkada dan rakyat yang memilih,"paparnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP