Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mahfud Md : Pemilu 2019 Disebut Terburuk Sepanjang Sejarah Itu Berlebihan

Mahfud Md : Pemilu 2019 Disebut Terburuk Sepanjang Sejarah Itu Berlebihan Mahfud MD. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud Md menganggap penyelenggaraan Pemilu 2019 merupakan Pemilu yang terbaik dari sudut instrumen. Mahfud menilai selain yang terbaik, penyelenggaraan Pemilu 2019 menjadi yang terberat pula.

Pakar hukum tata negara ini tak sepakat jika ada pihak yang menilai Pemilu 2019 adalah Pemilu yang terburuk sepanjang sejarah Indonesia. Mahfud menuding pernyataan tersebut berlebihan.

"Evaluasi saya Pemilu ini adalah Pemilu terberat dan terbaik ya. Anggapan ini Pemilu terburuk sepanjang sejarah itu berlebihan dan mengada-ada," kata Mahfud Md, Sabtu (29/6).

Guru Besar UII ini menilai Pemilu 2019 menjadi Pemilu terbaik dari segi instrumen karena seluruh rakyat bisa melakukan kontrol. Kontrol ini bisa dilakukan masyarakat di semua tahapan baik dari awal hingga akhir Pemilu 2019.

"Kalau disebut Pemilu terburuk sepanjang sejarah itu berlebihan dan mengada-ada. Ini Pemilu terbaik kalau dari sudut instrumen. Anda sekarang bisa mengontrol pemilu dari atas ke bawah dari awal sampai akhir," papar Mahfud.

Mahfud menjabarkan bila Pemilu 2019 disebut Pemilu terberat karena KPU dinilai mendapatkan serangan kabar bohong dan berita palsu yang menyudutkan lembaga itu. Padahal saat menyelenggarakan Pemilu, KPU sudah melakukan apa yang sudah diatur dalam undang-undang dan sesuai kesepakatan bersama dari dua pasangan calon yang berkontestasi.

"Semua tantangan ini menjadikan pelaksanaan Pemilu oleh KPU adalah Pemilu terberat dalam sejarah. Sebab KPU sudah memenuhi semua keinginan dan kesepakatan dari paslon. Namun KPU masih mendapat hujatan dan dianggap melakukan kesalahan," tutup anggota Dewan Pengarah BPIP ini.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP