Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mahfud MD optimis NU bakal dukung dirinya jadi cawapres Jokowi

Mahfud MD optimis NU bakal dukung dirinya jadi cawapres Jokowi Haul Gus Dur. ©2017 merdeka.com/moch andriansyah

Merdeka.com - Mahfud MD dikabarkan dipilih Joko Widodo menjadi cawapresnya. Namun, sejumlah tokoh NU, dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar hingga Ketum PBNU Said Aqil Siradj, menolak jika Jokowi memilih Mahfud MD.

Sebabnya, mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu bukan representasi NU karena bukan kader NU. Mahfud MD pun menanggapi santai hal tersebut.

Mahfud optimis NU akan mendukungnya sebagai cawapres Jokowi. Menurutnya, kondisi seperti sekarang ini adalah hal biasa. Namun, pada akhirnya NU bakal mendukungnya.

"Saya kira kalau sudah begini akan bulat, sebelumnya kan biasa terjadi," kata Mahfud MD di kediamannya, Jakarta, Kamis (9/8).

Ditanya apakah dirinya sering bertemu dengan ketua umum parpol pendukung Jokowi, Mahfud MD mengakuinya.

"Saya sering ketemu tapi tidak bahas pilpres," katanya.

Seperti diketahui, Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj menegaskan Mahfud bukan representasi NU karena bukan kader NU.

"Pak Mahfud orang yang belum pernah menjadi kader NU, di IPPNU juga belum pernah walaupun background keluarganya NU. Secara kultural NU tapi belum pernah jadi aktivis NU. Beda dengan Sekjen (PBNU), ini aktivis NU," jelas Said Aqil di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (8/8) petang.

Said Aqil mengingatkan PBNU tidak mendukung capres cawapres tertentu karena hal itu urusan partai politik. PBNU, kata Said Aqil, hanya mendoakan pasangan capres dan cawapres yang terbaik untuk Indonesia.

"Kalau NU enggak dukung-dukungan. Partai politik yang dukung itu. Kalau NU mendoakan, NU kan bagian itu, istighosah," pungkasnya.

Reporter: Moh HarunsyahSumber: Liputan6.com

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP