Maftuh Basyuni emosi dikritik Gita Wirjawan soal debat konvensi
Merdeka.com - Ketua Komite Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat , Maftuh Basyuni , mengatakan komite tidak bisa menyiarkan acara debat peserta konvensi di stasiun televisi nasional karena keterbatasan dana. Dia berkelit, stasiun televisi nasional mematok tarif terlalu mahal buat menayangkan secara langsung gelaran itu.
"Karena televisi nasional mahal sekali. Kami tidak mampu. Kami menginginkan memang (debat disiarkan di televisi nasional). Kalau duit tidak ada, mau kasih duit?" kata Maftuh kepada awak media usai acara debat peserta konvensi di Surabaya, Jawa Timur, kemarin.
Mantan Menteri Agama itu mengatakan, komite Konvensi selalu berusaha agar dapat menyiarkan setiap pencapaian visi, misi dan rencana kebijakan bakal capres PD dalam acara debat. Meski begitu, ketika ditanya apakah ada masalah keuangan, Maftuh justru mengatakan komite konvensi tidak mengalami kesulitan keuangan.
Di akhir acara debat itu, salah satu peserta, Gita Wirjawan , sempat menyindir komite konvensi. Dia ingin supaya acara debat konvensi itu disiarkan di stasiun televisi nasional, seperti janji terdahulu.
"Saya bermimpi acara debat konvensi yang berikutnya bisa disiarkan di stasiun televisi nasional. Ini adalah pendidikan politik luar biasa," sindir Gita.
Namun, Maftuh malah sewot ketika didesak soal itu. Dia mengatakan tidak bisa berbuat banyak karena yang memiliki uang adalah Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat .
"(Keuangan) tidak masalah. Kami selalu minta dari DPP. Kalau terus ditanya itu ya menangis saja di luar sambil minta uang," ujar Maftuh dengan ketus.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya