Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

LSI Denny JA: Semakin Besar Golput, Jokowi-Ma'ruf Makin Banyak Dirugikan

LSI Denny JA: Semakin Besar Golput, Jokowi-Ma'ruf Makin Banyak Dirugikan Survei LSI Denny JA. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - LSI Denny JA menilai, jumlah golongan putih (Golput) akan lebih banyak merugikan pasangan Jokowi-Ma'ruf ketimbang Prabowo-Sandiaga. LSI Denny JA telah melakukan survei terhadap fenomena tersebut.

Peneliti LSI Denny JA Ikrama Masloman mengatakan, survei yang dilakukan oleh pihaknya ini sejak 18-25 Februari 2019 lalu melalui face to face interview dengan menggunakan kuesioner.

Dalam segmen pertama yakni pemilih minoritas, Jokowi-Ma'ruf dirugikan jika mereka melakukan golput. Karena, dalam segmen ini pasangan tersebut unggul dari Prabowo-Sandi dengan selisih 68,7 persen. Segmen pertama ini pasangan Jokowi-Ma'ruf lebih unggul 80,3 persen dan sedangkan pasangan Prabowo-Sandi pemilihnya hanya 11,6 persen.

Lalu, pada segmen kedua di pemilih Wong Cilik, pasangan Jokowi-Ma'ruf juga dirugikan. Karena pada segmen ini Jokowi-Ma'ruf unggul dengan selisih 36,3 persen. Dalam segmen ini, Jokowi-Ma'ruf dapat 63,7 persen dan Prabowo-Sandi hanya 27,4 persen.

Bukan hanya itu, pasangan Jokowi-Ma'ruf juga dirugikan dalam segmen pemilih milenial apabila banyak yang memilih golput. Pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul degan selisih 22,0 persen dalam segmen pemilih milenial. Jokowi-Ma'ruf unggul 56,5 persen dari pasangan Prabowo-Sandi yang hanya 34,5 persen.

"Untuk pemilih emak-emak, pasangan Jokowi-Ma'ruf juga dirugikan. Karena segmen ini Jokowi-Ma'ruf unggul 31,0 persen dari persentase Jokowi-Ma'ruf unggul 61,0 persen dan Prabowo-Sandi hanya 30,0 persen," kata Ikrar di Kantor LSI, Jakarta Timur, Selasa (19/3).

Meski begitu, ada satu segmen yang tak merugikan pasangan Jokowi-Ma'ruf jika melakukan golput, yakni di segmen kalangan pelajar. Karena dalam segmen ini Prabowo-Sandi unggul 9,3 persen.

"Pasangan Prabowo-Sandi lebih unggul 45,4 persen dari pasangan Jokowi-Ma'ruf yang hanya 36,1 persen," ujarnya.

Menurutnya, meski Jokowi-Ma'ruf menang telak. Tapi golput yang masif di kalangan pendukungnya, sementara pendukung Prabowo militan ke TPS dan hasil akhir bisa berubah.

"Jokowi-Ma'ruf dirugikan jika golput banyak terjadi di segmen minoritas, milenial, wong cilik dan muslim moderat (NU dan lainnya). Prabowo-Sandi dirugikan jika golput banyak terjadi di segmen kalangan terpelajar dan muslim dari FPI, HTI, jaringan PKS dan lainnya," pungkasnya.

Survei dilakukan dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden dan margin of error sebesar +/- 2,9 persen. Survei dilaksanakan di dua 34 Provinsi di Indonesia.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP