Loyalis Tegaskan Bamsoet Tidak Pernah Mengatakan Mundur dari Munas Golkar
Merdeka.com - Fungsionaris DPP Partai Golkar, Sirajuddin Abdul Wahab meminta Aziz Syamsuddin tidak naif menyikapi wacana Bambang Soesatyo (Bamsoet) maju sebagai calon ketua umum di Munas Golkar. Menurutnya, Bamsoet tidak pernah menyatakan mundur dari pertarungan sebagai calon Ketum Golkar.
Aziz sempat mengkritik wacana Bamsoet kembali maju di Munas. Aziz menyebut Bamsoet bisa dilaknat Tuhan karena mengingkari kesepakatan dengan Airlangga Hartarto.
"Bamsoet tidak pernah mengatakan mundur, bahkan lebih dulu mendeklarasikan diri untuk menjadi calon ketua umum," ucap Sirajuddin dalam keterangannya, Selasa (5/11).
Dia menuturkan, Wakil Ketua DPR RI itu mencoba menjustifikasi Bamsoet melanggar komitmen dan akan dilaknat tuhan. Bahkan, pernyataan yang dilontarkan Aziz, tidak pantas.
"Pernyataan seperti ini harusnya dihindari. Urusan politik itu sangat dinamis dan perlu kecerdasan dan kematangan mental dalam menjalaninya," tuturnya.
Dia menyebut, reaksi seperti ditunjukkan Azis sangat tidak dewasa. Dia heran kenapa harus mempersoalkan komitmen jika mengklaim telah mendapatkan dukungan dari DPD I dan DPD II.
"Kenapa tidak membiarkan keduanya bertarung terbuka secara adil. Tanpa embel-embel ini dan itu. Toh keduanya sama-sama punya basis pendukung dan kekuatan yang sama. Tanpa takut kalah," ungkap Sirajuddin.
Dia menuturkan, sejak awal Bamsoet telah sepakat colling down untuk menjaga suasana pelantikan presiden tetap kondusif. Dan sikap Bamsoet yang seperti itu sangat negarawan dan dewasa.
"Maju menjadi calon ketua umum bukan semata-mata kehendak Bamsoet, tetapi permintaan dan desakan dari seluruh kader di akar rumput, DPD I, DPD II dan juga tokoh-tokoh Golkar. Ini amanah yang tak boleh diabaikan," tandas Sirajuddin.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya