Letjen Purn Kiki Syahnakri kritik kepemimpinan SBY
Merdeka.com - 15 tahun pasca reformasi, banyak kalangan masyarakat menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono gagal dalam menjalankan pemerintahan. Kritikan pedas pun datang dari sejumlah pensiunan TNI Angkatan Darat.
Salah satu purnawirawan jenderal TNI yang pernah menjabat wakil kepala staf Angkatan Darat (Wakasad) di tahun 2002, Kiki Syahnakri mengatakan, saat ini banyak kebijakan-kebijakan pemerintahan SBY yang tidak berdampak pada kesejahteraan rakyat. Ia menilai selama hampir 10 tahun kepemimpinan SBY ini telah gagal untuk menyejahterakan rakyatnya.
"Saya kira banyak kebijakan-kebijakan itu tidak memberikan dampak buat kesejahteraan rakyat," ujarnya saat acara peluncuran buku "Meniti Dua Sisi, di Antara Amunisi dan Nurani" di Halim, Jakarta Timur, Senin (20/5)
Bahkan menurut Kiki, kebijakan yang tidak mementingkan kepentingan rakyat pada saat ini adalah lebih jahat dari korupsi yang sering terjadi sejak kepemimpinan SBY.
"Kebijakan yang salah itu lebih jahat dari korupsi, karena kebijakan yang salah itu implikasinya itu sangat luas," terangnya.
Sementara itu menurut Heppy Trenggono Pemimpin Gerakan Beli Indonesia (GBI), persoalan terbesar saat ini, adanya penyimpangan ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila,
"Saya melihat reformasi dari sisi ekonomi kita saat ini sangat kapitalistik dan liberalistik, semua bangsa memerlukan investasi yang tidak membunuh ekonomi rakyat," ujarnya
Heppy menjelaskan, saat ini banyak pengusaha asing yang sudah mulai masuk ke Indonesia dan membuat warga Indonesia sendiri semakin tertindas sehingga tidak bisa menjadi bangsa yang mandiri.
"Yang bahaya dari reformasi kita saat ini adalah lari dari ideologi, lari dari cita-cita kita. Kalau kita lihat di Cianjur orang asing bisa masuk melakukan usaha, bisa habis lah kita, apalgi rakyat-rakyat kecilnya," tandasnya. (mdk/tts)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya