Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lagi-lagi Anas melawan SBY

Lagi-lagi Anas melawan SBY sby vs anas. merdeka.com/ilustrasi

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum kembali menunjukkan manuver politiknya. Dia tak segan-segan melawan keputusan ketua dewan pembina partai yang juga presiden, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kemarin, Anas dengan tegas menyatakan partainya mendukung penetapan gubernur dan wakil gubernur DIY. Keputusan ini berseberangan dengan draf RUU Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta yang disampaikan pemerintah kepada DPR.

Draf yang diteken SBY itu jelas-jelas mendukung penentuan gubernur dan wakil gubernur DIY dipilih lewat Pilkada. "Terobosan itu adalah Demokrat setuju dengan penetapan. Sekali lagi, setuju penetapan," kata Anas lewat akun Twitter-nya kemarin.

Anas mengatakan sikap Demokrat ini bukan soal kalah-menang. "Ini adalah soal mencari solusi yang terbaik bagi masa depan keistimewaan DIY dan demokrasi kita," tegas Anas.

Bukan kali ini saja Anas seolah menentang SBY. Sebelumnya, saat hasil riset Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menunjukkan merosotnya popularitas Demokrat, Anas pun menunjuk SBY sebagai penyebab.

"Memastikan pemerintahan Presiden SBY yang juga ketua wanbin PD untuk terus meningkatkan kinerja, sehingga bisa menaikkan tingkat kepuasan rakyat. Kepuasan publik yang memadai atas kinerja pemerintah adalah basis utama keberhasilan partai pemerintah," pinta Anas dalam keterangan tertulis kepada wartawan belum lama ini.

Entah kebetulan atau tidak, uniknya aksi perlawanan Anas ini dilakukan saat SBY sedang melakukan kunjungan ke luar negeri. SBY melakukan kunjungan ke Amerika Latin dari 15 Juni dan baru tiba pagi tadi, Selasa (26/6). Nah, kritikan Anas kepada SBY terkait keistimewaan Yogya dilakukan sehari sebelum bosnya itu tiba. (mdk/ren)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP