Kubu Prabowo: Banyak Hal Harus Diperbaiki Dalam Menghadapi Bencana
Merdeka.com - Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso mendesak pendidikan mitigasi bencana segera diterapkan. Hal ini guna mencegah jatuhnya korban lebih banyak lagi saat bencana alam terjadi.
"Pendidikan khusus ini harus diperbanyak yang setahu saya di Universitas Pertahanan sudah ada disaster management, jadi di daerah-daerah lain saya kira masih perlu ya," kata Djoko dalam bincang santai di Kopi Bos, Asem Baris, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (27/12).
Djoko kemudian membandingkan mitigasi bencana di Indonesia dengan Jepang. Menurut dia, Negeri Sakura sudah sangat siap menghadapi bencana alam seperti gempa dan tsunami, lantaran pendidikan bencana sudah diterapkan sedari dini.
"Kalau di Jepang sudah ada, kalau ada gempa bagaimana harus masuk di bawah kolong meja, kalau tsunami larinya kemana, jadi masyarakat juga harus dididik mengantisipasi," jelas dia.
Djoko mengakui banyak hal yang harus diperbaiki dalam early warning system (EWS) di Indonesia, ke depannya.
"Ya kesiapsiagaannya banyak. Memang banyak hal kita harus perbaikilah untuk meningkatkan kualitas kemampuan kita menghadapi bencana," pungkas Djoko.
Sebelumnya, desakan senada terhadap mitigasi bencana juga disuarakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat bencana alam. Selain mitigasi Jokowi juga menekankan soal EWS sebagai pengingat pencegahan bencana
"Ke depan saya sudah perintahkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) untuk membeli alat deteksi, early warning system yang bisa memberikan peringatan secara dini ke masyarakat," kata Jokowi saat menyambangi Pandeglang.
Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya