Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kubu Jokowi Minta Prabowo-Sandi Tidak Menebar Pesimisme

Kubu Jokowi Minta Prabowo-Sandi Tidak Menebar Pesimisme Jalan Kaki Dari Tegal bertemu Prabowo. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Verry Surya Hendrawan mengklaim pihaknya kerap dirugikan dari segala fitnah dan berita bohong. Termasuk adanya laporan dari sejumlah pihak terhadap Ketua TKN, Erick Thohir.

Verry menegaskan, selama ini TKN selalu menggunakan data dan fakta dalam setiap pernyataan yang disampaikan. Sehingga segala tindak tanduk TKN ataupun pendukung Jokowi-Ma'ruf tidak mengandung unsur kebohongan.

"Bahwa kami justru tim kampanye nasional selama ini selalu dalam posisi yang dirugikan dengan berbagai macam fitnah dan hoaks yang muncul sehingga justru kami mempertanyakan kepada pihak-pihak yang melaporkan Pak Ketua TKN kami ke Bawaslu," katanya melalui Whatsapp, Jumat (21/12).

Dia meminta seluruh pihak, termasuk pihak oposisi tidak menebar pesimisme ke masyarakat di masa kampanye saat ini. Verry juga mengingatkan agar pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi, membangun pendidikan politik yang baik agar Pemilu 2019 dikenang sebagai Pemilu santun.

"Kita bersama-sama dapat memberikan legacy kepada penerus kita. Pemilu 2019 adalah pemilu yang bagus, pemilu yang berkeadaban, pemilu yang jujur, dan kita semua bisa melaluinya dengan baik," tukasnya.

Sebelumnya ketua TKN Erick Thohir menyinggung ramainya #SandiwaraUNO di microblog twitter. Menurutnya, kontestasi Pemilu jangan diisi sandiwara bak sinetron.

"Kemarin juga ada isu di Sumut poster ternyata yang pasang grupnya sendiri ini kan bagaimana? kita musti bedain Pemilu sama sinetron," kata Erick di Hotel Acacia, Kamis (13/12).

"Pemilih ini memilih pimpinan yang memang bisa memajukan bangsa Indonesia, yang bisa membuat bangsa kita bersih dari korupsi, sejahtera, keadilan untuk semua, bukan yang sandiwara atau sinetron, kalau itu di tv saja kita nonton," pungkasnya.

Pernyataan Erik tersebut setelah video Sandiaga Uno berdialog dengan pedagang di pasar Kota Pinang Labuhanbatu Sumatera Utara menjadi viral. Ada pedagang yang memajang poster bertuliskan 'Pak Sandiaga Uno sejak kecil kami sudah bersahabat jangan pisahkan kami gara-gara Pilpres Pulanglah !!'.

Imbas dari viralnya video tersebut adalah muncul #sandiwaraUNO di twitter pada Rabu 12 Desember dan menjadi trending topik. Tidak hanya dilaporkan ke Bawaslu, Erick juga dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan menebar kebencian.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP