Kubu Jokowi-Ma'ruf pede menang meski Prabowo-Sandi rajin temui rakyat
Merdeka.com - Kubu Jokowi-Ma'ruf merasa percaya diri bahwa Pilpres 2019 akan dimenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf walaupun kubu pesaingnya, Prabowo-Sandi, rajin turun ke berbagai daerah untuk kampanye. Belakangan muncul penilaian dari Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief bahwa Prabowo malas-malasan menghadapi Pilpres 2019. Sebab, cawapres Sandiaga Salahuddin Uno lebih banyak turun ke berbagai daerah.
Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Razman Arief Nasution mengaku merasa heran karena Sandiaga Uno yang lebih rajin turun ke lapangan. Sementara Prabowo dinilai lebih santai menghadapi Pilpres.
"Kalau Pak Prabowo kelihatanya lebih nyantai. Saya enggak ngerti pertimbangannya apa. Apa karena beliau pollingnya rendah, surveinya rendah? Tapi kalau menurut saya sebaiknya bergerak lah Pak Prabowo meskipun kami meyakini dari kubu Jokowi-Ma'ruf kita menang telak nih," jelasnya di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (13/10).
"Saya yakin, kami yakin, haqqul yakin, rajin pun Pak Prabowo atau Sandiaga banyak turun ini, Jokowi menang," lanjutnya.
Menurut politikus PKB ini, kasus hoaks Ratna Sarumpaet merupakan pukulan telak bagi kubu Prabowo-Sandi. Kasus ini sangat berimbas terhadap pasangan ini.
"Inilah yang kita duga sebagai sebuah desain terbongkar," ujarnya.
Razman menduga kebohongan Ratna Sarumpaet telah didesain sebelumnya. Namun sayang polisi bergerak cepat membongkar hal tersebut. Dia juga meminta agar kasus ini dikaji lebih dalam karena menurutnya Ratna Sarumpaet tak mungkin melakukan hal yang merugikan diri sendiri.
"Menurut saya perlu dikaji, perlu didalami mengapa ini terjadi. Perlu diusut kenapa seorang Ratna Sarumpaet yang konsisten pada masa Orde Baru bisa melakukan tindakan yang patut diduga sangat merugikan dirinya dan masyarakat," jelasnya.
"Saya kira setan itu yang harus dicari apakah setan tidak terlihat atau setan yang berbentuk manusia. Itu yang saya kira harus dicari," ujarnya.
Selain itu dia juga meminta agar modal yang digunakan Ratna Sarumpaet untuk operasi plastik diusut sumbernya.
"Soal anggaran juga turunlah kita punya pengawas keuangan, perbankan, PPATK, cek lah," ujarnya.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya