Kubu Ical tunggu kesepakatan DPD untuk Munas
Merdeka.com - Politikus Partai Golkar yang sudah merapat pada kubu Aburizal Bakrie (Ical), Yorrys Raweyai menegaskan tidak mengakui tim transisi yang dibentuk kubu Agung Laksono.
Dia juga menolak rekomendasi yang dikeluarkan Mahkamah Partai dan didukung tim transisi untuk menggelar Musyawarah Nasional (Munas).
"Kita tidak akui itu tim transisi maka jika diadakan Munas kita akan pakai hasil Munas Bali," kata Yorrys saat dihubungi, Jumat (22/1).
Yorrys menjelaskan bahwa rapat pimpinan nasional (Rapimnas) kubu Ical akan digelar di Jakarta besok. Menurutnya setidaknya ada tiga agenda penting.
"Evaluasi, konsolidasi, dan arah politik mendukung pemerintah hal ini lah yang menjadi konsen kami dalam Rapimnas nanti," tuturnya.
Namun untuk pembicaraan Munas tidak menjadi prioritas dalam Rapimnas nanti. Karena akan ditawarkan terlebih dahulu sesuai kesepakatan di DPD.
"Nanti kita lihat dulu apakah DPD I dan II akan menyetujui dilakukan Munas, jika menyetujui kita akan membicarakan siapa panitianya dan di mana penyelenggaraannya," ujarnya.
Seperti diketahui kepengurusan hasil Munas Bali akan mengadakan Rapimnas yang akan diselenggarakan pada 23-25 Januari nanti. Kegiatan itu akan diselenggarakan di JCC Senayan, Jakarta. Rapimnas ini mengabaikan hasil keputusan Mahkamah Partai Golkar (MPG) yang meminta segera dilakukan Munas pada Maret 2016 nanti dengan membentuk tim transisi.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya