Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kubu Ical sebut Mahkamah Golkar tak netral, dua hakim dukung Agung

Kubu Ical sebut Mahkamah Golkar tak netral, dua hakim dukung Agung fadel muhammad. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Sidang putusan Mahkamah Partai Golkar telah selesai dibacakan empat majelis hakim terkait dualisme kepengurusan antara Kubu Aburizal Bakrie (Ical) dan Agung Laksono. Namun rupanya, ada dua penafsiran berbeda atas putusan tersebut.

Kubu Ical, Fadel Muhammad tidak melihat jika hakim memutuskan untuk memenangkan kubu Agung Laksono. Menurut dia, yang memenangkan kubu Agung hanya dua hakim pendukungnya yakni Djasri Marin dan Andi Mattalatta.

"Hakim Andi Mattalatta dan Djasri sudah jelas mendukung Agung Laksono," kata Fadel di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Selasa (3/3).

Sementara dua hakim lainnya, lanjut dia, Muladi dan Natabaya memenangkan kubu Ical. Dia menjelaskan, dalam hal ini tidak ada yang kalah dan menang.

"Profesor Muladi ini dalam putusannya memenangakan Ical, sementara Profesor Natabaya yang semula besikap netral memenangkan kubu Ical. Jadi imbang tidak ada yang menang dan kalah," jelasnya.

Sebelumnya, Sidang putusan Mahkamah Partai Golkar telah dibacakan pimpinan sidang yang diketuai Muladi. Hasilnya, kubu Agung Laksono memenangi pertarungan dengan kubu Aburizal Bakrie (Ical). Dengan demikian, kepengurusan Munas Ancol yang dianggap sah oleh Mahkamah Partai Golkar.

Muladi menjelaskan, bahwa Munas Ancol yang diselenggarakan kubu Agung Laksono dinilai demokratis ketimbang Munas Bali yang digelar Ical. Karena itu pihaknya memenangkan kubu Agung.

Namun demikian, putusan Mahkamah Partai Golkar menegaskan, bahwa pihak yang memenangkan sengketa harus mengakomodir yang kalah.

"Mengabulkan permohonan Agung dengan kewajiban mengakomodir Munas Bali dengan memenuhi kriteria, prestasi, dedikasi, loyalitas dan tak tercela," kata Muladi saat membacakan putusan di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Selasa (3/3).

Mendengar putusannya dimenangkan majelis, kubu Agung pun bersorak sorai kesenangan. Bahkan mereka tak henti-hentinya memeluk dan memberi ucapan selamat kepada Agung Laksono. (mdk/rnd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP