Kubu Hemas protes terus ke OSO, mikrofon di Paripurna DPD dimatikan
Merdeka.com - Sidang Paripurna DPD yang dipimpin oleh Oesman Sapta Odang (OSO) diwarnai kegaduhan. Penyebabnya beberapa anggota DPD dari kubu Hemas mempermasalahkan keabsahan dari kepemimpinan OSO beserta jajarannya yang baru, Nono Sampono dan Damayanti Lubis.
Karena sempat saling adu interupsi yang menyebabkan ruangan sidang menjadi bising. Akhirnya semua mikrofon yang ada di meja para anggota DPD dimatikan oleh panitia sidang.
"Mikro dimatikan. Apa-apan," ujar salah seorang anggota DPD, Selasa (11/4).
Bukan hanya mikrofon yang ada di meja para anggota saja yang dimatikan. Tetapi mikrofon OSO dan pimpinan sidang lainnya juga dimatikan. Sehingga terlihat OSO menyampaikan sambutan menggunakan mikrofon tanpa kabel.
Para anggota DPD langsung melakukan protes ke depan meja OSO dan pimpinan lainnya. Namun, OSO terlihat tidak terlalu menanggapi. Hingga akhirnya Wakil Ketua DPD Nono Sampono lah yang menyuruh dua orang anggota DPD yang protes ke depan untuk kembali ke kursinya masing-masing.
"Bagaimana anggota lain setuju kalau ibu-ibu ini kembali ke tempat duduknya?" kata Nono. Kemudian para anggota DPD lainnya menyetujui usulan dari Nono.
Anggota DPD yang melakukan aksi protes merasa aspirasi tidak didengar, mereka mengeluarkan poster 'Sipur Tanggal 4 April 2017 Inkonstitusional' dan kemudian melakukan Walk Out dari ruang sidang Paripurna.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya