Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kubu Agus Yudhoyono tak percaya Djan Faridz dan Lulung dukung Ahok

Kubu Agus Yudhoyono tak percaya Djan Faridz dan Lulung dukung Ahok Agus Yudhoyono-Sylviana Murti. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz menyatakan, dukungannya terhadap pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI tahun 2017. Keputusan tersebut berbeda dengan sikap PPP kubu Romahurmuziy (Romi) yang menjadi salah satu pengusung pasangan Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni.

Wakil Ketua Tim Pemenangan Agus-Sylvi, Eko Hendro Purnomo mengaku tak percaya jika Djan Faridz membawa PPP mendukung Ahok-Djarot. Sebab, dia mengklaim, hubungan antara Djan Faridz dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang juga ayah Agus, sangat erat.

Tak hanya itu, pentolan PPP kubu Djan Faridz, Abraham Lunggana (Haji Lulung), kata dia, sudah jelas-jelas merupakan seorang yang tegas menyatakan ketidaksukaannya terhadap Ahok.

"Saya meyakini malah bahkan yakin Mas Romi, Pak Djan Faridz, Haji Lulung kalau untuk bicara Mas Agus pasti satu kesatuan yang utuh. Tidak pecah. Kan Pak Djan Faridz juga pernah membantu Pak SBY hubungannya sangat persaudaraan. Saya melihatnya ke Pak SBY dan Mas Agus. Kalau Haji Lulung jelas-jelas tak berpihak pada Ahok," kata pria yang kerap disapa Eko 'Patrio' ini di IS Plaza, Jl Pramuka, Jakarta, Jumat (7/10).

Ketua DPW PAN DKI Jakarta tersebut meyakini pada nantinya PPP akan kembali bersatu dan dukungan akan bulat ke pasangan Agus dan Sylvi. Sementara, sampai saat ini, kata dia, hubungan antara empat partai politik pengusung sangat solid seiring dengan komunikasi yang erat antara empat pimpinan partai tersebut.

Seperti diketahui, PPP kubu Djan Faridz mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan Ahok Dan Djarot. Dukungan diumumkan langsung oleh Djan Faridz di Kantor DPP PAN, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (7/10).

"DPP PPP menyatakan sikap mempertimbangkan untuk mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat," kata Djan.

Djan menjelaskan, akan terlebih dahulu meminta izin ke Ahok dan Djarot, apabila diberikan izin barulah dukungan dapat dikatakan telah resmi.

Dukungan ke Ahok dan Djarot tersebut, kata Djan, merupakan hasil dari rapat pleno DPP PPP pada 4 Oktober 2016. Dalam pernyataan tersebut turut hadir Ketua DPD Hanura DKI Jakarta, Ongen Sangadji. (mdk/rnd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP