Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kubu Agung sebut Yorrys buat malu ungkap DPP Golkar nunggak listrik

Kubu Agung sebut Yorrys buat malu ungkap DPP Golkar nunggak listrik Kantor DPP Golkar. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua DPP Partai Golkar kubu Agung Laksono, Leo Nababan mengecam sikap politikus Golkar Yorrys Raweyai yang mengumbar aib bahwa Kantor DPP Partai Golkar menunggak listrik sampai dua bulan. Menurutnya, hal itu hanyalah masalah sepele dan tak ada pengaruhnya terhadap masa depan partai berlambang beringin itu.

"Ini masalah kecil dan tidak pantas untuk diumbar-umbar," kata Leo saat dihubungi, Selasa (5/1).

Leo menegaskan saat ini yang dibutuhkan oleh Partai Golkar adalah dengan menggelar Munas yang dia sebut sebagai solusi mutakhir mengakhiri perseteruan antar dua kubu. Sementara, soal tunggakan rekening listrik justu semakin mencoreng citra partai.

"Kalau caranya seperti ini tidak bagus untuk Partai Golkar, ini kan sama saja menjelekkan Golkar di publik," katanya.

Seperti diketahui, kabar bahwa Kantor DPP Partai Golkar menjadi tak terurus seiringnya dualisme yang tak kunjung usai memang benar adanya. Bahkan, listrik pun sampai nunggak dan beberapa gaji karyawan pun menjadi telat.

Hal itu juga dibenarkan oleh politikus Golkar Yorrys Roweyai yang menyebut seharusnya biaya operasional Kantor Golkar ditanggung oleh Agung Laksono.

"Iya memang betul belum bayar. Seharusnya Pak Agung yang bayar, Pak Agung yang tanggung jawab karena dia yang kuasain (Kantor Golkar)" kata Yorrys saat dihubungi.

Satpam yang berjaga di Kantor DPP Partai Golkar juga membenarkan bahwa kantor akan gelap gulita ketika malam datang. "Sudah beberapa hari mati," ucapnya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP