Kubu Agung kecam Bamsoet: Tak pantas anggota DPR bicara najis
Merdeka.com - Bendahara Umum Partai Golkar kubu Ical, Bambang Soesatyo menuding loyalis Ical yang menyeberang ke kubu Agung Laksono sebagai lonte politik. Mereka dinilai menggadaikan prinsip berpolitik dan tidak konsisten atas sikapnya.
Menanggapi hal itu, Ketua DPP Golkar versi Munas Ancol, Leo Nababan meminta Bambang Soesatyo (Bamsoet) untuk menjaga perkataannya. Sebagai anggota DPR, lanjut dia, Bambang harusnya berbicara sopan di depan masyarakat.
"Saya berharap anggota DPR itu berlaku sopan menjaga adat ketimuran, janganlah berbicara kasar ke publik. Anda pun disebut yang mulia jadi harus terhormat pembicaraan, tidak pantas anggota DPR berbicara najis," kata Leo Nababan di kantor DPP Golkar Jalan Anggrek Neli Murni Jakarta, Selsa (17/3).
Menurutnya, Bambang Soesatyo sebagai kubu yang kalah sedang panik. Apalagi, kemungkinan dirinya akan segera dilengserkan dari jabatan sekretaris fraksi Golkar di DPR.
"Boleh panik boleh galau tapi harus menjaga adat ketimuran dan sopan santun. Saya sangat menyesalkan perkataan sekretaris fraksi Golkar yang akan dilengserkan itu," terang dia.
Lanjut dia, ada banyak anggota kubu Ical yang telah merapat ke kubu Agung Laksono. Mereka kemungkinan akan masuk ke dalam kepengurusan.
"Ada puluhan, di antaranya Mahyudin, Airlangga Hartarto, Erwin Aksa, Dito Gandung Dito, Robert Kardinal, Yosep Naisoi, Satya Wirya Yudha dan Ruli Khairul Azwar, aku enggak hafal semua. Politik ini akan tidak statis tapi dinamis, mungkin susulan, tidak menutup kemungkinan yang tidak ada nama sekarang akan diakomodir lagi," pungkas dia.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya