KPU izinkan pemantau asing awasi Pemilu di Indonesia
Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar acara Invitation for The Visitor Gathering di kantornya. Acara ini merupakan sosialisasi KPU terkait pelaksanaan Pemilu yang bakal berlangsung Rabu 9 April, besok.
KPU membolehkan pemantau pemilu yang berasal dari negara luar (visitor) untuk melakukan pemantauan selama pemilu berlangsung.
"Kita hanya mengumpulkan, election visitor. Jadi tidak hanya dari Luar Negeri tapi dalam negeri juga ada. Dia diundang, duta-duta besar misalnya," ujar Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (8/4).
Menurut Ferry, visitor-visitor asing itu diperbolehkan untuk memantau berlangsungnya pelaksanaan Pemilu 9 April. Tidak hanya itu, mereka yang kebanyakan bule-bule dari luar negeri diberikan informasi mengenai kesiapan KPU dalam pelaksanaan pemilu, dan informasi lainnya.
"Seperti itu hanya ingin melihat, diundang ke sini untuk diberikan informasi bagaimana pemilu, bagaimana kesiapan KPU, dan sebagainya. Sosialisasi saja," jelas dia.
Lebih lanjut, Ferry menambahkan, para pemantau yang berasal dari luar negeri belum seluruhnya teridentifikasi. Namun, KPU mengklaim minat visitor terhadap pemilu Indonesia cukup tinggi.
"Itu belum teridentifikasi. Tapi banyak dari berbagai negara sangat antusias ya," tegas Ferry.
"Kalau pemantau pemilu yang terakhir ada 19 pemantau. Jadi mereka silahkan memantau di seluruh Indonesia yang memang ditentukan oleh mereka. Tapi kalau visitor internasional silahkan dia memantau. Dan dia hanya memantau, melihat-lihat saja tanpa dia mereport, tanpa dia mengevaluasi," tandasnya. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya