KPU DKI terjunkan tim buat verifikasi KTP pendukung calon independen
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memutuskan untuk maju melalui jalur perseorangan. Di mana dia mengumpulkan dukungan sekitar 7,5 persen dari daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilihan sebelumnya. Namun para pendukungnya yang tergabung dalam Teman Ahok menargetkan dapat mengumpulkan dukungan sebanyak 1 juta KTP.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta Sumarno mengatakan, pihaknya tetap akan melakukan dua verifikasi untuk calon perseorangan, administrasi dan faktual. Dan dia memastikan akan melakukan verifikasi dukungan tersebut untuk setiap KTP yang mendukung salah satu calon perseorangan.
"Iya didatangi rumahnya satu per satu. Petugas kami akan datang dan nanya apakah benar anda mendukung calon ini. Kalau betul ya, kita nyatakan memenuhi syarat. Tapi kalau tidak langsung kita coret dan yang bersangkutan membuat surat pernyataan tidak mendukung. Sebagai bukti bagi KPU untuk inventaris mana yang dukung mana yang tidak.," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/5).
Bila ternyata warga yang didatangi tidak ada di rumah, maka mereka diberikan kesempatan untuk mendatangi Panitia Pemungutan Suara (PPS) terdekat. Selain itu, pasangan calon perseorangan juga dapat membuat stan agar warga yang mendukung dapat melakukan verifikasi ini. Harapannya verifikasi faktual ini dapat berjalan dengan lancar dan tanda kendala.
"Diverifikasi seluruhnya. Waktu untuk verifikasi faktual ada dua minggu ya. Tapi ada verifikasi administrasi jadi sekitar sebulanan lah," terangnya.
Sumarno mengungkapkan, akan menurunkan petugas ke lapangan sesuai dengan banyaknya jumlah dukungan pada calon perseorangan. Namun, mereka akan dikelompokkan per kelurahan. Sebab dukungan kepada calon perseorangan harus dikumpulkan per kelurahan dengan dilengkapi materai serta tanda tangan calon gubernur yang mendapat dukungan.
"Petugas yang kami turunkan tergantung jumlah dukungan nanti. Berapa banyak yang mencalonkan berapa banyak dukungan yang diserahkan kami akan menurunkan dukungan sebanyak itu. Ya nantikan dibagi per kelurahan kan. Per kelurahan nanti bisa mengangkat petugas dari RT/RW atau relawan di situ," tutupnya.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya