Koalisi Gerindra dengan PKS sambut Pilpres 2019 nyaris final
Merdeka.com - Partai Gerindra dan PKS melakukan pertemuan antara dua Sekretaris Jenderal, Ahmad Muzani dan Mustafa Kamal di restoran Meradelima, Jakarta Selatan, Kamis (20/4). Pertemuan tersebut bertujuan untuk mematangkan koalisi.
Wasekjen Gerindra Andre Rosiade menyebut kesepakatan antara dua belah pihak sudah hampir terealisasi. Dia mengatakan pertemuan tersebut membuat hubungan Gerindra dan PKS semakin solid.
"Dengan PKS on the track, Insya Allah mendekati final," ujar Andre kepada Merdeka.com, Jumat (20/4).
Andre menuturkan pertemuan tersebut adalah untuk merampungkan kerangka kerjasama antara dua partai. Sementara untuk posisi cawapres akan dibahas belakangan antara Prabowo dengan pimpinan Partai.
"Kalau cawapres nanti pak Prabowo yang akan bicarakan dengan pimpinan Koalisi. Tim lakukan finalisasi kerangka kerjasama," ucapnya.
Andre tak memastikan apakah dalam pertemuan semalam ada pembahasan terkait cawapres yang diajukan kepada Prabowo. "Intinya semakin mendekati final. Cawapres itu wewenangnya pak Prabowo," kata dia.
Sebelumnya, Sekjen PKS Mustafa Kamal mengatakan pertemuan tersebut merupakan bentuk penguatan koalisi politik dengan Gerindra. Soal nama sembilan capres-cawapres dan berkaitan dengan deklarasi Prabowo sebagai capres Gerindra sendiri, Mustafa tidak menyebut soal kesepakatan soal hal tersebut.
"Tentu saja terkait dengan nama-nama itu sudah ada mekanismenya. Kalau di PKS ada Majelis Syuro, kalau Gerindra sudah mantap melakukan deklarasi capresnya, kita mencari event-event yang memungkinkan kita untuk terus membangun kebersamaan," tandasnya.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya