Ketemu Mbah Mun, Ganjar curhat soal jalan rusak dan pupuk langka
Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan kunjungan ke kawasan pantura, di antaranya Lasem dan Rembang, Jumat (9/5). Di sela-sela tugasnya itu, Ganjar juga mengunjungi Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Anwar di Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Kiai Haji Maimun Zubair atau Mbah Mun.
Dalam pertemuan itu, Mbah Mun bercerita kepada Ganjar tentang sejarah pondok pesantren yang berdiri sejak 1700-an silam. Sampai kini, pondok itu telah menampung 6.000 santriwan dan santriwati dari berbagai daerah. "Saya berharap gubernur bisa meneruskan perjuangan pesantren," kata Mbah Mun.
Mbah Mun mencontohkan perjuangan itu di antaranya pendidikan untuk memberantas buta huruf di Jawa Tengah, kemudian memperjuangkan empat pilar kebangsaan, yakni; Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika.
Nantikan update berita Ganjar Pranowo di Liputan6.com
Selain itu, Mbah Mun juga menjelaskan tentang silsilah pondok pesantren, termasuk hubungannya dengan Pondok Pesantren Roudlatut Thalibin, Rembang, yang diasuh oleh Kiai Musthofa Bisri atau Gus Mus.
Sementara itu, Ganjar mengadu kepada Mbah Mun soal tantangan di awal kepemimpinannya. Misalnya masalah jalan rusak, infrastruktur buruk dan kelangkaan pupuk. Oleh sebab itu, Ganjar meminta kepada Mbah Mun dan santrinya mengawasi masalah-masalah itu dan melapor ke Ganjar.
"Bisa melapor lewat Twitter, Facebook, SMS atau hubungi nomor handpone," ujar Ganjar dalam sambutannya. Setelah sambutan dari kedua tokoh itu, acara kunjungan itu lalu ditutup dengan doa yang dipimpin sendiri oleh Mbah Mun.
Usai acara, Ganjar lantas meninggalkan pondok ambil menggandeng tangan Mbah Mun, diiringi marching band. Gubernur dari PDI Perjuangan itu diantar sendiri oleh kiai karismatik itu sampai pintu mobil. (mdk/mtf)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya