Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

'Kerja komisioner KPU seperti mahasiswa buat tugas kelompok'

'Kerja komisioner KPU seperti mahasiswa buat tugas kelompok' Chusnul Mariyah. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Tidak semua anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) bekerja optimal. Mereka bekerja layaknya mahasiswa mengerjakan tugas kelompok dari dosen di kampus. Ada yang bekerja maksimal, ada yang malas-malasan.

"Tidak semua anggota KPU bekerja. Seperti mahasiswa ngerjakan tugas kelompok, ada yang bawa gorengan, ada yang tidur-tiduran, dan ada yang injury time datangnya," kata mantan anggota KPU, Chusnul Mariyah di Lembang Bandung, Rabu (20/5).

Dia mengungkapkan pengalamannya sebagai komisioner KPU 2004. Suksesnya penyelenggaraan pemilu, kata dia, tergantung kinerja KPU.

"Saya tahu karena pernah menjadi bagian KPU. Mau Bawaslunya baik setengah mati tapi KPU bobrok, ya bobrok saja," terang dia.

Di samping itu, dia mengkritik anggaran KPU yang besar. Hal itu, tak sebanding hasil yang diharapkan dari pemilu 2014. "Untuk apa kita membiayai KPU Rp 21 triliun. Kalau kinerjanya KPU seperti itu buat apa," tandas dia.

Bawaslu tak perlu

Sementara itu, Chusnul juga menilai keberadaan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tidak penting pada ajang Pemilu.

"Saya pertama kali ini mau datang diundang Bawaslu. Menurut saya, Panwaslu saja tidak perlu apalagi Bawaslu," kata dia.

Menurutnya langkah kerja dan fungsi Bawaslu tidak jelas. Tidak ada kewenangan melakukan tindakan hukum terhadap pelanggar Pemilu. "Apa fungsi Bawaslu. Berapa pasal pidana dalam Undang-Undang yang memberi kewenangan Bawaslu," sindir dia.

Selain itu, keberadaan Bawaslu menambah banyaknya komisi-komisi di Indonesia. Sistem pengawasan kinerja Bawaslu juga tak jelas.

"Adanya Bawaslu ini menimbulkan big government. Bawaslu yang mengawasi DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) dan DKPP siapa yang ngawasi malaikat," pungkas dia.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP