Kembali kuasai DPP Golkar, kubu Ical lunasi tunggakan listrik
Merdeka.com - Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) akhirnya memilih membayar semua tunggakan listrik di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat. Sebelumnya dikabarkan tunggakan listrik markas partai berlambang beringin itu hingga mencapai ratusan juta rupiah.
Bendahara Umum Partai Golkar kubu Ical, Bambang Soesatyo mengatakan, tunggakan itu sudah mereka bayar karena telah menduduki kantor DPP Golkar.
"Kantor sudah di kami. Sudah kami sudah bayar," kata Bambang ketika dikonfirmasi merdeka.com di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/1).
Menurut Bambang, persoalan tunggakan listrik tak perlu diperdebatkan lebih jauh. "Sudahlah, setelah mereka tinggal hal-hal remeh seperti itu untuk apa," jelas dia.
Namun Bambang tak menjelaskan secara detail jumlah dana yang harus digelontorkan untuk melunasi tagihan listrik kantor partai warisan Orde Baru itu.
Tunggakan listrik ini pernah menjadi topik perseteruan di antara dua kubu Golkar. Dimulai oleh Yorrys Raweyai yang mengungkap pengusiran terhadap kubu Agung. Yorrys menyebut kubu Agung tak mengurus DPP, bahkan tak membayar uang listrik.
Yorrys menyebut tagihan listrik DPP Golkar untuk dua bulan saja, dengan pemakaian minimalis, sekitar Rp 400 juta. Menanggapinya, dari kubu Ical Bambang Soesatyo langsung menyatakan kubu Ical akan melunasi tagihan-tagihan yang ditinggalkan kubu Agung.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya