Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kedelai mahal, Sandiaga puji penjual tempe sachet di Pasar Sendiko

Kedelai mahal, Sandiaga puji penjual tempe sachet di Pasar Sendiko sandiaga di pasar Sendiko. ©2018 Merdeka.com/danny

Merdeka.com - Memasuki hari kedua kampanye Pilpres 2019, Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke Semarang, Jawa Tengah, Senin (24/9). Di sana, Sandi bertemu dengan sejumlah pedagang pasar Sendiko, Wonodri.

Sandi salut kepada pedagang. Sebab di tengah melonjaknya harga kedelai, sejumlah pengrajin tempe punya ide kreatif supaya tempe bisa dipasarkan ke masyarakat. Dalam kunjungan itu, Sandi ditemani Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.

"Ya ini kreatif tempe sachet, meski kedelai mahal tetap masih banyak yang beli tempe sebagai konsumsi," kata Sandiaga kepada penjual lapak Ibu Yani (46).

Sandiaga merasa senang, sebab warga Semarang masih menyempatkan beli tempe sachet yang disukai warga masyarakat.

"Harganya rata-rata Rp 1000 dan ringan jadi tetap dikonsumsi warga kalangan bawah," ungkapnya.

Selain menjual tempe sachet di lapak, ia juga menjual online di internet sebagai kemudahan memasarkan.

"Ya strategi menjual tempe sachet ke online juga, biar laku sekalian," kata Yani di hadapan Sandiaga.

Lebih lanjut, Yani sudah lama berjualan setelah lama harga kedelai yang selalu naik turun dari kantung plastik ukuran 0,25 ons.

"Kedelai masih tinggi, Rp 7.300 kilo, tempe sachet disukai masyarakat baik rumah tangga dan para penjual penyet," katanya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP