Kasus Setya Novanto, Menko Luhut ngaku sudah bicara dengan Jokowi
Merdeka.com - Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan mengaku sudah bicara panjang lebar dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal kasus pencatutan nama yang dilakukan oleh Ketua DPR Setya Novanto. Luhut bicara hal itu dengan Jokowi di Istana pada Jumat (11/12).
"Dengan presiden saya bicara panjang lebar, banyak hal, saya bicara soal ISIS, Narkoba, Pilkada dan sebagainya, salah satu bagian itu melaporkan bagian dari ini," kata Luhut saat hadir sebagai saksi di sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di Gedung DPR, Jakarta, Senin (14/12).
Dalam kesempatan ini, Luhut juga menekankan agar tidak terburu-buru menghakimi orang dalam kasus pencatutan nama Jokowi di perpanjangan kontrak Freeport. Dia pun yang namanya banyak disebut dalam rekaman percakapan antara Setya Novanto, juragan minyak Riza Chalid dan Presdir PT Freeport Maroef Sjamsoeddin belum mau bersikap.
"Saya tidak ada bagian dari itu, saya lihat nanti saya akan mengacu ke situ karena terlalu buru-buru. Jangan terus mengadili orang, berbuat persepsi seolah-olah kita paling benar," tutur Luhut.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya