Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kalijodo jadi panggung politik Pilgub DKI

Kalijodo jadi panggung politik Pilgub DKI Ahmad Dhani blusukan di Kalijodo. ©2016 Merdeka.com/Etika Widya Kusumadewi

Merdeka.com - Kawasan perjudian dan prostitusi Kalijodo bakal dibongkar Pemprov DKI. Pembongkaran itu dengan alasan Kalijodo merupakan kawasan ruang terbuka hijau (RTH).

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dituding oleh lawan politiknya kalau pembongkaran hanya bikin susah rakyat kecil. Ahok bahkan ditantang untuk membongkar prostitusi kelas atas.

Pembongkaran itu pun juga mendapat penolakan dari warga Kalijodo. Akhirnya momen itu dimanfaatkan sejumlah orang untuk terjun ke lokasi mencari perhatian seakan seperti mempromosikan diri jelang Pilgub DKI.

Sebut saja musisi Ahmad Dhani. Ahmad Dhani yang disebut-sebut bakal diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai calon gubernur DKI blusukan ke kawasan Kalijodo. Namun, Dhani membantah kalau blusukannya itu sebagai ajang kampanye.

"Bukan sebagai alat ajang kampanye 2017. Tidak ada unsur politik," kata Ahmad Dhani di kawasan Kalijodo, Jakarta Utara, Senin (15/2).

Dhani mengatakan, kedatangannya guna menawarkan bantuan sebagai penengah antara Pemprov DKI Jakarta dan warga Kalijodo agar tidak terjadi gesekan karena isu pembongkaran.

"Menawarkan diri apabila butuh jadi penengah antara petugas DKI dan rakyat dan siap menengahi bentrokan. Untuk menengahi menjembatani. Petugas pemerintah tidak terlalu kasar dan dan warga tidak terlalu melawan. Kita akan mengawasi petugas yang kasar," ucap bos Republik Cinta Manajemen itu.

Dhani mengatakan, jika Kalijodo digusur, pemerintah harus memberikan tempat dan kehidupan yang layak.

"Sudah selayaknya. Bahwa mereka dipindahkan harus mendapatkan kehidupan lebih layak. Harus ada tindakan persuasif," kata dia.

Selain Dhani, pengacara Farhat Abbas juga mendatangi kawasan prostitusi Kalijodo, Jakarta Utara. Dia mengklaim datang sebagai calon gubernur dari Partai Golkar.

Dia mengatakan, jika terpilih menjadi pemimpin Jakarta, dirinya akan menjadikan kawasan Kalijodo sebagai perkampungan modern.

"Saya dengar kawasan ini akan dijadikan taman. Kalau saya jadi pemimpin di sini akan dijadikan perkampungan modern. Dalam sepuluh tahun mereka harus berjanji berubah mencari pekerjaan yang lebih baik. Mudah-mudahan ada yang jadi pengacara kayak saya," ujar Farhat di Kalijodo, Selasa (16/2).

Farhat menambahkan, tujuannya datang ke Kalijodo terkait pencalonannya menjadi DKI 1. "Saya dapat rekomendasi menjadi Cagub oleh Partai Golkar. Di sini enggak perlu dibangun taman tapi bangun pertemanan. Saya tidak melihat preman di sini," imbuh Farhat.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP