Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kalau mau maju, PAN harus lepas dari bayang-bayang Demokrat

Kalau mau maju, PAN harus lepas dari bayang-bayang Demokrat Zulkifli Hasan-Hatta Rajasa. ©2015 merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti menilai, ada yang hilang dari Partai Amanat Nasional (PAN) selama lima tahun kepemimpinan Hatta Rajasa. Hal yang hilang itu, menurutnya, semangat Reformasi.

"Kalau kita lihat ada yang hilang selama 5 tahun belakangan di tubuh PAN yaitu semangat reformasi. Hal itu terlihat ketika PAN mendukung pemilihan kepala daerah ke tangan DPRD. Hal ini sangatlah bertentangan dengan semangat reformasi. Padahal PAN sebagai partai yang lahir karena reformasi justru mengalami kemunduran dalam 5 tahun belakangan ini," kata Ray, saat dihubungi, Jumat (27/2).

Menurutnya, agar bisa maju dan mendapat simpati rakyat, PAN harus lepas dari bayang-bayang Partai Demokrat.

"PAN harus berani tampil di masyarakat dengan segala konsekuensinya. Kritikan sebagai partai pengekor harus dijawab dengan program yang pro rakyat tidak hanya sekadar lips service saja," jelasnya.

Ray mengatakan harusnya PAN menjadikan tantangan utama yang tengah dihadapi bangsa ini sebagai program kerja nyata. Tantangan itu antara lain seperti perlindungan terhadap HAM dan kalangan minoritas.

Oleh karena itu, menurutnya, visi calon ketua umum mendatang haruslah bisa mengakomodir dan menjawab semua tantangan bangsa.

"Kalau kita lihat dari dua sosok calon ketua umum yang akan maju tentu Zulkifli Hasan sesuai dengan kebutuhan PAN ke depan dibandingkan Hatta Rajasa. Namun, tentunya ketua MPR itu harus mulai tertib administrasi untuk membenahi PAN ke depan," katanya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP