Kader partai koalisi Ridwan Kamil membelot dukung Deddy Mizwar
Merdeka.com - Sejumlah kader PPP, PKB dan Hanura disebut membelot, malah memberikan dukungan kepada Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar. Padahal, ketiga partai itu adalah koalisi pengusung Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.
Mereka berkumpul dalam sebuah acara bertajuk 'Deklarasi Konspirasi Partai PPP, PKB dan Hanura' di Rumah Makan Kampung Sawah, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (19/2) malam. Dalam acara itu, hadir Politikus Demokrat, Deddy Mizwar.
Tak cuma Deddy, Ketua Bappilu PPP Jabar Komarudin Taher, Wakil Sekretaris Dewan Syuro Kabupaten Subang PKB Agus Eko Muhammad Solihun dan Ketua Bappilu Hanura Jabar Budi Hermansyah juga hadir.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, Ketua DPD Hanura, Aceng Fikri menegaskan, tidak memberi instruksi terkait pengalihan dukungan. Selama ini, semua kader dan partai koalisi masih berkomitmen mendukung Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.
"Mungkin mereka hadir ke tempat itu enggak membawa partai, tapi personal," katanya, Selasa (20/2).

Meski begitu, Ia memastikan segera memanggil kader yang terlibat mendukung pasangan calon lain dalam Pilgub Jabar. Bisa jadi mereka akan dikeluarkan sebagai anggota partai.
"Partai berhak mengeluarkan hukuman. Bisa jadi pemberhentian," ucapnya.
Meski diakui sedikit mengganggu, namun permasalahan ini tidak serta merta membuat persiapan pemenangan terhambat. Partai Hanura bersama NasDem, PKB, dan PPP masih solid mendukung pasangan Rindu.
"Semua (partai koalisi) masih fatsun dan sedang menyusun strategi pemenangan pasangan Rindu pada kontestasi Pilgub Jabar 2018," terangnya.

Aceng mengaku mengetahui pertemuan dukungan kepada Dedsy Mizwar-Dedi Mulyadi melalui whatsapp.
"Ada beredar di WA. Kami akan panggil dan menanyakan mengapa mereka tidak fatsun. Saya perlu tahu kenapa mereka hadir apalagi mendeklarasikan calon yang bukan yang di SK DPP," pungkasnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya