Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Junimart persoalkan pergantian Wakil Ketua MKD jelang sidang Setnov

Junimart persoalkan pergantian Wakil Ketua MKD jelang sidang Setnov Junimart Girsang. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Menjelang sidang pengusutan dugaan pemalakan PT Freeport yang diduga dilakukan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov), terjadi perombakan internal Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI. Beberapa yang diganti, Wakil Ketua MKD Hardisoesilo diganti Kahar Muzakir, Anggota MKD Dadang Muchtar diganti Ridwan Bae, Anggota MKD Budi Supriyanto diganti Adies Kadir.

‎Wakil Ketua MKD Junimart Girsang angkat bicara soal pergantian pimpinan MKD. Menurutnya, pergantian Hardisoesilo sebagai Wakil Ketua MKD tidak bisa secara langsung. Ada syarat tertentu yang harus dipenuhi terlebih dulu.

"Kalau pimpinan yang diganti maka harus mendapat keputusan dari pimpinan DPR. Harus ada pengucapan sumpah juga di ruang sidang nanti. Suratnya dari fraksi ke pimpinan dewan," kata Junimart di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (26/11).

Junimart tak berani berspekulasi jika perombakan total dari Fraksi Golkar sebagai strategi mengamankan kasus Setya Novanto saat persidangan etik digelar. ‎"Tidak lah, saya tidak sampai ke sana lah. Awasi saja kami di MKD," tuturnya.

Junimart mengakui, selama ini ketiga orang yang diganti itu cukup aktif dalam forum internal MKD. Hardisoesilo salah satu yang paling vokal.

"Sangat aktif. Bagus. Mudah-mudahan ini lebih bagus lagi. Tapi kan menjadi hak partai lewat fraksi untuk mengganti itu," ungkapnya.

Pernyataan Junimart terkait pergantian pimpinan MKD berbeda dengan pernyataan Ketua MKD Surahman Hidayat. Politisi PKS ini menuturkan, Wakil Ketua MKD Hardisoesilo secara langsung akan digantikan Kahar. Jadi tak perlu kesepakatan lagi siapa yang berhak mengisi posisi pimpinan. "Sesuai dengan pergantiannya,"‎ tuturnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP