Jokowi tunggu PPP islah, baru bicara koalisi
Merdeka.com - Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, belum menentukan sikap apakah akan melakukan koalisi dengan PPP. Dia masih menunggu konflik internal di PPP terselesaikan lebih dahulu.
"Oleh sebab itu, biar rukun dululah, biar islah dululah," jelasnya di depan Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (22/4).
Jokowi mengungkapkan, sebelum terjadi konflik internal, dirinya telah melakukan komunikasi politik dengan PPP. Namun Jokowi membantah jika dikatakan berbincang dengan salah satu kubu internal PPP yang sedang berseteru, pihak Suryadharma Ali dan Romahurmuziy.
"Komunikasinya ya masih persoalan bangsa dan negara dengan PPP," tegas Jokowi.
Dia menambahkan, koalisi dengan PPP masih sangat terbuka, bahkan dengan partai lainnya. Walau secara resmi Ketum PPP Suryadharma Ali sudah menyatakan dukungan pada Gerindra. Namun sementara ini, Jokowi tidak ingin masuk dalam permasalahan internal partai lain.
Seperti diketahui, kisruh di PPP berawal saat Suryadharma Ali menghadiri kampanye akbar Partai Gerindra di Gelora Bung Karno. Bahkan, ia secara terang-terangan mendukung pencalonan Prabowo Subianto sebagai calon presiden.
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang tidak sepakat dengan sikap Suryadharma dianggap menyalahi hasil mukernas PPP. Mukernas memutuskan akan menjalin komunikasi politik dengan delapan bakal capres yang ada. Dalam daftar delapan nama itu, tak ada nama Prabowo.
Bahkan, konflik ini terus bergulit dengan rencana pemecatan Suryadharma sebagai Ketua Umum PPP oleh sejumlah elit DPP dan DPW PPP. Tetapi Suryadharma tetap bertahan bahkan pada Jumat petang mendeklarasikan koalisi dengan Partai Gerindra di DPP PPP dengan dihadiri langsung oleh Prabowo.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya