Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi tak gentar menghadapi koalisi partai dua Jenderal

Jokowi tak gentar menghadapi koalisi partai dua Jenderal jokowi. ©2018 liputan6.com

Merdeka.com - Arsul Sani selaku Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berpendapat mengenai koalisi Demokrat-Gerindra. Menurutnya mereka tidak akan gentar meskipun lawannya adalah dua orang Jenderal.

Arsul mengaku mendapat pesan dari Jokowi dalam menyikapi koalisi yang dibangun Prabowo Subianto dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu. Yang pertama, kata Arsul, Jokowi menyampaikan agar para partai koalisi pendukung tetap berkonsentrasi jelang pileg dan pilpres.

jokowi

jokowi ©2018 liputan6.com

"Kita sersan saja lah, serius tapi santai," ungkap Arsul usai menggelar pertemuan dengan Jokowi di Grand Garden Resto, Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Selasa, 31 Juli 2018.

Kemudian yang kedua, sambung Arsul, Jokowi juga berpesan kepada para sekjen parpol koalisi untuk tetap tenang menjelang pendaftaran calon presiden dan wakil presiden pada Agustus 2018 mendatang.

Sehingga, koalisi yang sudah dibangun tetap solid hingga pelaksanaan Pileg dan Pilpres. "Kontestasinya harus serius tapi tidak boleh tegang. Jadi harus ada ketawanya, harus ada ruang untuk saling berkomunikasi dengan enak," ucap Arsul.

jokowi

jokowi ©2018 liputan6.com

Sebelumnya Presiden Jokowi berbincang selama dua jam bersama para sekjen partai pendukung di Restoran Grand Garden, Bogor, Jawa Barat.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan pertemuan tersebut membahas persiapan menjelang pendaftaran Pilpres 2019 yang akan diselenggarakan pada 4-10 Agustus 2018.

"Kami membahas langkah strategis seluruh partai pengusung menyangkut penjabaran nawacita," kata Hasto usai bertemu Jokowi di restoran grand garden, Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/7/2018).

Kemudian dalam pertemuan tersebut, juga membicarakan pembentukan tim khusus untuk menggodok langkah strategis nawacita. Disinggung pula soal tim yang akan mematang visi dan misi dengan partai pendukung Jokowi.

"Kemudian yang kedua kami membahas langkah strategis seluruh partai pengusung menyangkut penjabaran nawacita. Kedua ada tim khusus yang godok itu dan akan dimatangkan dengan partai pendukung beliau," kata Hasto.

Pendaftaran calon presiden dan wakil presiden untuk Pilpres 2019 akan segera dibuka. Sementara itu para pemimpin partai politik sibuk untuk berkoalisi untuk mendukung calon presiden dan wakil presiden yang akan maju di Pilpres.

Sumber: Liputan6.com

(mdk/mg2)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP