Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi Minta Anggaran Pemilu 2024 Segera Disiapkan

Jokowi Minta Anggaran Pemilu 2024 Segera Disiapkan Presiden Joko Widodo. ©2020 Biro Pers Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pemerintah memberikan dukungan untuk persiapan pemilu yang mulai dilakukan pada Juni 2022 mendatang. Salah satunya anggaran, baik dari APBN maupun APBD.

"Dukungan anggaran dari APBN dan APBD ini agar terselenggara dengan baik dan lancar," kata Jokowi dalam Pembukaan Musrenbang Tahun 2022 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (28/4).

Selain itu kementerian/lembaga, pemerintah daerah tingkat kabupaten/kota memberikan dukungan kepada para petugas Pemilu untuk melaksanakan tahapan pemilu.

"Saya minta semua kementerian/lembaga dan Pemda Kabupaten-Kota ini dukung tugas KPU dan Bawaslu," kata Jokowi.

KPU Buka Peluang Kembali Lakukan Efisiensi Anggaran Pemilu 2024

Diberitakan sebelumnya, Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asyari memastikan bahwa pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 akan tetap digelar pada 14 Februari 2024. Sementara itu, tahapan Pemilu 2024 dimulai pada 14 Juni 2022 mendatang.

"Direncanakan pemungutan suara untuk Pemilu tahun 2024 itu pada hari Rabu, 14 Februari 2024 dan rencananya tahapan akan dimulai pada 14 Juni 2022 ini," kata Hasyim usai dilantik Jokowi sebagai anggota KPU periode 2022-2027 di Istana Negara Jakarta, Selasa (12/4).

Untuk itu, KPU segera melakukan konsolidasi internal guna mempelajari apa saja yang sudah disiapkan oleh Komisi Pemilihan Umum periode 2017-2022. KPU juga akan melakukan rapat bersama DPR, pemerintah, dan Badan Pengawas Pemilu pada Rabu, 13 Februari 2022.

KPU berencana melakukan efisiensi anggaran pemilihan umum (Pemilu) 2024. Anggota KPU terpilih, Hasyim Asyari menjelaskan angka yang diusulkan yaitu angka Rp 76,6 triliun akan dikaji kembali.

"Tentu saja, anggaran sudah pernah diajukan sekitar Rp86 triliun. Kemudian sudah direview rasionalisasi sekitar Rp76 triliun dan ini juga sedang kita review ada kemungkinan nanti juga masih ketemu angka yang rasional, efisien dan efektif," kata Hasyim.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP