Jokowi marah, anggota MKD jamin kasus Setnov tak akan 'masuk angin'
Merdeka.com - Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dari Fraksi PAN Bakrie menegaskan MKD akan terpacu bekerja serius karena Presiden Jokowi sudah memberikan respon atas pencatutan namanya untuk minta saham PT Freeport. Dia yakin tak akan ada yan berani jika presiden sudah marah.
"Siapa yang berani kalau presiden sudah marah-marah begitu," kata Bakri saat dihubungi, Selasa (8/12).
Meski begitu sangat berbeda iklim tanya jawab dalam persidangan yang menghadirkan Menteri ESDM Sudirman Said atau Maroef Sjamsoeddin dengan Ketua DPR Setya Novanto. Jika Sudirman dan Maroef seolah dijadikan terdakwa, sedangkan Novanto mendapat keistimewaan sidang tertutup dan penjagaan ketat. Namun ketika ditanya apakah MKD 'masuk angin', Bakri menampiknya.
"Kata siapa enggak ah. Kita terus bekerja tulus," tuturnya.
Seperti diketahui sebelumnya Presiden Jokowi marah besar namanya dicatut dalam urusan saham Freeport. Dengan muka tegang menahan amarah dia menggelar konferensi pers.
"Tidak boleh namanya lembaga negara bermain-main lagi," kata Jokowi, Senin (7/12).
Napasnya tampak naik turun menahan amarah. Kemudian dia melanjutkan lagi ucapannya.
"Saya nggak apa-apa dikatakan presiden gila, presiden sarap, presiden koppig. Tapi sudah mencatut saham 11 persen itu yang saya tidak mau. Ini masalah kepatutan, masalah etika, moralitas, dan itu masalah wibawa!" tegasnya sambil meninggalkan ruangan.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya