Jokowi & Johan Budi belum bertemu bahas posisi juru bicara Presiden
Merdeka.com - Mantan pimpinan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Johan Budi Sapto Prabowo dikabarkan akan ditarik Istana untuk menjadi juru bicara Presiden Jokowi. Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana mengatakan, pihaknya sejauh ini belum mendapat kabar soal tersebut.
"Tanya ke Pak Johan, rumornya teman-teman juga yang mengangkat itu. Tapi intinya bahwa saya di Tim Komunikasi Presiden belum mendapat informasi dan arahan berkaitan dengan itu, tentu bisa ditanyakan pada Pak Johan Budi," kata Ari di Istana, Jakarta, Kamis (7/1).
Ari enggan mengomentari lebih lanjut apakah Presiden sudah saatnya membutuhkan juru bicara.
"Saya tidak punya pendapat soal itu, mungkin Pak Teten ya, kemarin sudah beri pernyataan soal Johan Budi," ucapnya.
Menurut Ari, Presiden Jokowi dan Johan Budi belum bertemu membicarakan soal posisi juru bicara. "Belum ya, belum ya," tandasnya.
Di tempat lain, baik MPR ataupun DPR tidak mempersoalkan bila Jokowi mengangkat Johan Budi sebagai juru bicara presiden. Justru mereka menilai Johan sangat bagus kinerjanya ketika berada di KPK.
"Johan Budi orang yang bagus sekali, sukses sebagai jubir KPK. Saya kira salah satu yang terbaik di negeri ini. Johan budi sangat memenuhi kualifikasi sekali, sudah teruji dan terbukti sangat bagus," kata Ketua MPR Zulkifli Hasan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/1).
"Bagus-bagus saja, sah-sah saja. Saya kira Pak Johan Budi kan cerdas dan tahu takarannya lah," kata Wakil Ketua DPR Fadli Zon.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya