Jokowi: Jangan ada yang kompor-komporin dan manas-manasin
Merdeka.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) memerintah jajaran Polri dan TNI bersinergi menjaga keamanan pemilihan umum presiden. Menurut SBY , aparat harus waspada karena ada potensi kericuhan.
Namun penilaian berbeda datang dari capres Jokowi . Menurutnya, tidak ada kerusuhan di tingkat akar rumput. Namun demikian, dia mengimbau semua pihak untuk menjaga kondisi agar kondusif.
"Gak ada (kerusuhan). Kita-kan di bawah terus, tenang-tenang saja. Kita nih di bawah, tenang aja. Jangan ada yang kompor-komporin. Jangan ada yang manas-manasin. Tanya ke rakyat gak ada apa-apa," tegasnya di Hotel Holliday Inn, Bandung, Jumat (4/7).
Jokowi mengaku tidak akan melarang jika ada orang yang mengenakan atribut calon lain yakni Prabowo - Hatta dalam kampanyenya.
"Rakyat senang, rakyat sebenarnya ini kegembiraan politik. Oleh sebab itu, jangan ada yang manas-manasin. Gak ada apa-apa rakyat itu. Ada yang pakai kaosnya (Prabowo Subianto), juga gak apa-apa," ungkapnya.
Jokowi juga memastikan para relawan dan simpatisan pendukungnya akan menjaga ketenteraman bersama. "Seperti yang kita lihat. Berapa yang sehari-hari (hadir dalam kampanye), tapi gak ada apa-apa, di bawah kita tidak ada apa-apa. Suaranya suara gembira semua," tutup Jokowi . (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya