Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi bertemu PA 212, PKS bilang 'umat dapat program apa?'

Jokowi bertemu PA 212, PKS bilang 'umat dapat program apa?' Mardani Ali Sera. ©2016 istimewa

Merdeka.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyambut baik pertemuan antara Ikatan Persaudaraan Alumni (PA) 212 dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, Mardani menilai, pertemuan itu bisa terjadi karena Jokowi sedang khawatir dengan elektabilitasnya.

"Bisa ditafsirkan demikian (khawatir elektabilitas)," kata Mardani saat dihubungi, Rabu (25/4).

Menurutnya, banyak orang yang berharap ada tindak lanjut terkait masalah kriminalisasi Ulama setelah pertemuan Jokowi dengan PA 212. Salah satunya dengan cara pemberhentian kasus Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

"Bahwa pertemuan itu tidak membawa manfaat bagi umat, tapi persepsi Pak Jokowi didukung ulama muncul. Pastikan kata kuncinya umat dapat kebijakan dan program apa setelah pertemuan," ujarnya.

"Karena itu, kalau umat tidak dapat kebijakan atau program yang jelas, pertemuan itu perlu dievaluasi," ucapnya.

Diketahui, Presiden Jokowi sebelumnya mengungkap tujuannya bertemu dengan Persaudaraan Alumni 212 di salah satu masjid di Bogor. Dia mengatakan, pertemuan tersebut dalam rangka mempererat silaturahmi dan menjaga persaudaraan.

"Semangatnya adalah menjalin tali silaturahmi dengan para ulama, habib, kiai, ustaz dari seluruh provinsi yang ada di Tanah Air. Menjalin persaudaraan, ukhuwah kita dalam rangka ya menjaga persaudaraan, persatuan di antara kita," ujarnya usai acara pelepasan ekspor perdana Mobil Mitsubishi Expander tahun 2018 di Pelabuhan Tanjung Priok, JakartaUtara, Rabu (25/4).

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP