Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi berdasi merah, SBY berdasi biru

Jokowi berdasi merah, SBY berdasi biru SBY dan Jokowi. ©Rumgapres/Abror Rizki

Merdeka.com - Tepat pukul 10.00 Wib, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) memasuki Gedung MPR, tempat pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2014-2019 berlangsung. Di belakang keduanya, juga turut Wakil Presiden Boediono dan Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla.

Pantauan merdeka.com, Senin (20/10), Jokowi dan SBY tampak kompak menebar senyum dan melambaikan tangan saat memasuki gedung parlemen. Ratusan anggota MPR memberikan tepuk tangan saat keduanya bersamaan berjalan di atas karpet merah.

Keduanya memakai setelan jas hitam beserta peci hitam. Yang membedakan pakaian keduanya hanyalah dasi, yakni Jokowi memakai dasi merah dan SBY mengenakan dasi biru. Warna dasi keduanya senada dengan warna lambang partai mereka masing-masing, yakni PDI Perjuangan (Jokowi) dan SBY (Demokrat).

Warna dasi dalam tradisi politik sedianya tidak berkaitan dengan partai. Di Amerika Serikat misalnya, seseorang yang berada di pemerintahan (eksekutif) banyak memakai dasi warna merah yang merepresentasikan makna kekuasaan/kekuatan (power). Sementara, politikus yang berada di Kongres (legislatif) kebanyakan mengenakan dasi biru yang merepresentasikan makna pengawasan (control).

Untuk presiden, pemakaian dasi merah atau biru biasanya disesuaikan dengan apa yang sang presiden ingin rasakan dari orang yang melihatnya. Ketika berkumpul dengan pemimpin negara sekutu, presiden biasanya mengenakan dasi merah yang merepresentasikan power. Namun, jika presiden berada dalam pertemuan kenegaraan yang penuh ketegangan, dasi biru yang lebih teduh biasanya jadi pilihan.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP