Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

JK sebut pembuat 'Obor Rakyat' para pengecut penebar kebohongan

JK sebut pembuat 'Obor Rakyat' para pengecut penebar kebohongan Jusuf Kalla . ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon wakil presiden Jusuf Kalla meminta kepada polisi untuk menangkap para pelaku yang melakukan kampanye hitam terkait tabloid 'Obor Rakyat'. Menurut dia, tabloid itu dinilai telah melakukan kebohongan terhadap publik.

"Tangkap dong karena bahaya kebohongan publik dalam masa begini seperti kebohongan nasional," ujar pria yang dipanggil JK di rumah masa kecil BJ Habibie di Gorontalo, Jumat (13/6).

JK berpendapat orang yang membuat tabloid itu telah menyebar fitnah. Oleh karena itu, aparat penegak hukum seharusnya dapat mengusut kasus tersebut. JK menilai, polisi masih tebang pilih dalam mengusut kasus koran kuning itu.

"Itu kumpulan orang-orang pengecut yang berbuat kebohongan di negeri ini. Karena itu polisi harus bertindak keras kepada orang-orang pengecut yang tidak mau bertanggung jawab apa yang dia buat," ucap mantan ketua Golkar ini.

"Barang kecil saja polisi bisa tangkap apalagi barang besar, ada cetaknya, ada barangnya, ada namanya, ada pengirimnya. Kalau polisi tidak bisa cari kelewatan itu. Barang kecil saja ilang ditanya polisi bisa ketemu, barang ratusan ribu eksemplar masa tidak ketemu mana asalnya," imbuhnya.

Seperti diketahui, tabloid Obor Rakyat, koran kuning disebar secara masif di masjid-masjid dan pesantren di Pulau Jawa. Isinya mudah dinilai bentuk kampanye hitam untuk calon presiden Joko Widodo.

Edisi I tabloid ini bertanggal 5-11 Mei 2014, terdiri atas 16 halaman. Halaman depan menampilkan judul "Capres Boneka dengan karikatur Jokowi sedang mencium tangan Megawati Soekarnoputri. Judul lain yang ditampilkan di halaman ini adalah "184 Caleg Nonmuslim PDIP untuk Kursi DPR" dan "Ibu-ibu, Belum Jadi Presiden Udah Bohongin Rakyat."

Edisi II pun telah beredar awal Juni ini dengan halaman depan memampang judul besar: 1001 Topeng Jokowi. Para pemimpin pondok pesantren dan pengurus masjid yang menerima kiriman ribuan eksemplar tabloid ini serempak menyatakan keheranannya, dari mana gerangan sang pengelola tabloid memperoleh alamat mereka. (mdk/gib)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP