JK minta KPU sudah gunakan teknologi informasi saat pilkada
Merdeka.com - Para komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendatangi kantor Wakil Presiden, Jusuf Kalla, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (30/1).
Ketua Komisioner KPU, Husni Kamil Manik mengatakan, kedatangan komisioner KPU adalah untuk melaporkan kepada pemerintah terkait proses pelaksanaan pemilu yang sudah dilakukan. Hal ini merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh KPU.
"Pada pemerintahan baru kami buat laporan. Selain wapres, kami ke presiden, kami masih tunggu jadwal dari istana," kata Husni.
Selain melaporkan hasil pelaksanaan pemilu yang dilakukan pada 2014 lalu, KPU juga menyampaikan persiapan pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini.
"Kesempatan ini juga kami gunakan untuk persiapan pelaksanaan Pemilu Bupati, Wali Kota, Gubernur tahun ini. Agenda ketiga, kami jelaskan tentang pengembangan organisasi KPU," ujar Husni.
Husni memaparkan, KPU mulai merancang pemanfaatan teknologi informasi (TI) dalam melaksanakan pemilu di Indonesia. Pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaksanaan pemilu, lanjut Husni, sudah menjadi perhatian JK.
"Pak wapres concern dengan IT. Kita mulai bekerja membuat grand design penggunaan IT dalam pemilu di Indonesia. Tidak spesifik (e-voting) dibahas wapres," tutur Husni.
Menurut Husni, JK meminta pemanfaatan teknologi informasi sudah dilakukan dalam pelaksanaan Pilkada. "Beliau hanya menginginkan pilkada juga sudah digunakan IT pada tahapan-tahapan. Dan pilkada merupakan momen untuk bisa menggunakan IT karena pelaksanaannya parsial. Tidak secara menyeluruh di Indonesia," ucap Husni.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya