JK: Dikritik boleh asal jangan diganggu
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo merasa tak nyaman ketika ditanya soal reshuffle kabinet usai berbuka puasa bersama anggota DPR di rumah dinas Ketua DPR Setya Novanto, Selasa (23/6). Jokowi pun meminta jajaran menteri kabinetnya untuk tidak diganggu.
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) membenarkan sikap Presiden Jokowi. Menurutnya, tidak boleh ada celah kinerja menteri kabinet diganggu. "Sejak apapun, mau apapun, itu tidak boleh diganggu. Dikritik boleh asal jangan diganggu," tegas JK di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6).
JK pun meminta semua pihak untuk bersabar menunggu hasil evaluasi Presiden terhadap kinerja jajaran menterinya. "Tunggu, tunggu saja kau. Kepingin amat dengan reshuffle. Belum lah sabar-sabar saja," ucap JK.
Sebelumnya, Jokowi meminta kepada semua awak media untuk tidak menanyakan soal pergantian menteri.
"Jangan ganggu menteri yang baru bekerja, jangan buat gaduh," tegas Jokowi dengan ekspresi tegang usai buka bersama di rumah dinas Ketua DPR Setya Novanto di Widya Candra, Jakarta Selatan, Selasa (23/6).
Ketika kembali tanya wartawan apa betul dalam waktu dekat tidak ada reshuffle kabinet, Jokowi untuk beberapa saat tak menjawab. "Ya kamu jangan buat gaduh. Rapor menteri hanya presiden yang tahu," kata Jokowi.
Reshuffle kabinet dikabarkan bakal dilakukan usai lebaran Idul Fitri ini. Namun, Presiden Jokowi tak mau menjelaskan. "Habis lebaran kita maaf-maafan," tutup Jokowi.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya