Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

JK: Apa jadinya munas di Bali terjadi rusuh, massa bawa parang

JK: Apa jadinya munas di Bali terjadi rusuh, massa bawa parang Rusuh di Kantor Golkar. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku prihatin dengan kisruh yang terjadi di tubuh Partai Golkar. JK meminta agar semua pihak tidak terpancing emosi, sehingga dapat diselesaikan melalui musyawarah.

Sebagai mantan ketua umum Golkar, JK mengaku bertemu dengan Wakil Ketua Umum Golkar Agung Laksono. Namun dia membantah mengintervensi masalah yang saat ini sedang terjadi di Partai Pohon beringin tersebut.

"Pemerintah tak ingin intervensi soal yang terjadi di Golkar," kata JK usai menghadiri Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2014 dan Hari Ulang Tahun ke-69 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Istora Senayan Jakarta, Kamis (27/11).

Dirinya juga membantah jika pemerintah ikut intervensi terkait konflik di Partai Golkar antara lain dengan melarang mengadakan musyawarah nasional di Bali akhir November 2014 oleh Ketua Umum Aburizal Bakrie.

"Kita tidak intervensi tapi pemerintah hanya melihat dari sudut keamanan saja mengingat Bali adalah kota pariwisata. Apa jadinya kalau di Bali terjadi kerusuhan dan ada massa bawa parang, apa kata dunia internasional?" kata JK.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP