Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

JK akui pertemuan petinggi KIH dan Jokowi juga bahas reshuffle

JK akui pertemuan petinggi KIH dan Jokowi juga bahas reshuffle Jusuf Kalla di Sidang Majelis PBB. ©REUTERS/Eduardo Munoz

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, pertemuan para petinggi Koalisi Indonesia Hebat (KIH) di Istana Kepresidenan, Jakarta, membahas berbagai macam persoalan. Masalah reshuffle jadi salah satu topik dibahas malam kemarin.

"Bahwa masalah politik, masalah reshuffle jadi bagian dari pembicaraan. Tapi presiden bilang memang belum waktunya. Kan masih sibuk ini. Presiden ke luar negeri, saya ke luar negeri, mau Pilkada. Banyak hal," kata JK di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (13/11).

Untuk melakukan rombak kabinet, JK menegaskan, perlu ada evaluasi kinerja para menteri. Dirinya juga membantah itu akan dilakukan dalam waktu dekat, sebab proses evaluasi makan waktu.

"Pasti presiden dan kami mengevaluasi tugas-tugas yang diberikan sejak dulu juga begitu. Zaman SBY (presiden ke-6) begitu, zaman sekarang begitu," ungkap JK.

Dia menambahkan, diskusi semalam juga membahas masalah ekonomi. Terutama perihal rencana lawatan Jokowi menghadiri konferensi G20 di Turki dan rencana lawatan dirinya menghadiri konferensi APEC di Filipina. Maka itu, pertemuan semalam meminta saran para petinggi partai.

"Banyak hal dibicarakan. Masalah ekonomi nasional, bagaimana internasional, bagaimana presiden mau ke Istanbul, bagaimana saya mau ke Manila, gimana ASEAN, jadi diskusi. Kan kita butuh saran dari pimpinan partai," jelasnya.

Menurut dia, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro juga berada di Istana. Namun, dia datang usai para petinggi KIH lakukan pertemuan. "Siapa bilang Menkeu hadir? Menkeu hadir setelah pertemuan itu, melaporkan posisi keuangan. Sama juga Menkeu kemari melaporkan," terangnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP