Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jika terpilih jadi presiden, Hayono ingin pemuda melek pertanian

Jika terpilih jadi presiden, Hayono ingin pemuda melek pertanian Konvensi Partai Demokrat. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Calon presiden dalam konvensi Partai Demokrat , Hayono Isman berkeinginan untuk mengangkat konsep gotong royong kaum muda. Hal tersebut akan dilakukannya jika nantinya bisa terpilih menjadi presiden di Pemilu 2014.

Hayono mengatakan bahwa seharusnya kaum muda Indonesia melek pada dunia pertanian. Menurutnya kaum muda harus mulai konsen untuk memperhatikan masalah pangan yang masih mengandalkan impor bahan dari luar negeri.

"Kaum muda enggak minat jadi petani. Jangan marah kalau nanti masuk ke desa yang menguasai di sana adalah pengusaha-pengusaha besar. Karena itu pertanian juga sasaran saya, agar kita bisa menghindari kekurangan pangan dari impor," kata Hayono di Rumah Konvensi Demokrat, Jalan Pati Unus 7, Jakarta Selatan, Senin (6/1).

Selain masalah pertanian, Hayono juga menilik pada permasalahan pendidikan di Indonesia. Menurut dia, pendidikan di negara ini belum maksimal melahirkan orang-orang yang handal karena terlalu seringnya pergantian kurikulum.

"Pendidikan kita belum melahirkan orang yang berilmu, kurikulumnya masih sering berubah-ubah. Kalau zaman dulu buku saya masih bisa saya sampul dan saya berikan adik saya. Kalau sekarang bukunya rusak, lalu bisa beli lagi, artinya buku mahal dan pendidikan terhambat. Pendidikan hanya bisa dinikmati kalangan tertentu," paparnya.

"Dengan anggaran sekitar 20 persen dari APBN kita, Rp 300 triliun per tahun seharusnya kita bisa menghadirkan ilmu yang lebih berkarakter dan beriman. Maka dari itu sekolah-sekolah kita harus punya karakter dan iman yang bagus," imbuh Hayono.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP