Jika poros ketiga terbentuk, PPP bakal ajak dukung Jokowi
Merdeka.com - Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengaku tak berencana mengalihkan dukungan Pilpres jika nantinya ada poros ketiga. Bahkan dia akan mengajak partai dalam poros tersebut untuk mendukung calon presiden yang diusung PPP, yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Poros itu tidak kami tolak, tapi tentu kami kalau masuk ke situ ingin juga mengajak agar mengusung Pak Jokowi," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (8/3).
Menurutnya hal yang tidak mungkin bagi PPP untuk mengalihkan dukungan dari Jokowi. Sebab, keputusan dukungan itu telah ditetapkan dalam Muktamar.
"Persoalannya kemudian kalau poros Islam ini dimaknai capresnya selain Pak Jokowi sulit bagi PPP, karena PPP sudah mendeklarasikan diri lewat forum permusyawaratan tertinggi kedua setelah muktamar untuk mengusung Pak Jokowi," ungkapnya.
Meskipun tetap mengusung Jokowi, PPP masih membuka peluang bergabung dalam pencalonan calon wakil presiden untuk Jokowi. Hal itu, tambah anggota Komisi III ini, masih terbuka sangat lebar.
"Kalau cawapres memang PPP tidak pasang harga mati sampai sekarang, kami baru mengajukan kriteria saja tidak bicara orang," ungkapnya.
"Sehingga masih sangat terbuka termasuk dibicarakan oleh teman-teman partai politik lain yang berkeinginan membentuk poros Islam," tandasnya.
Diketahui, saat ini ada beberapa partai yang belum mendeklarasi dukungannya. Partai itu adalah PKB, PAN dan Demokrat.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya