Jika kotak kosong menang, Makassar gelar Pilwalkot tahun 2020
Merdeka.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kota Makassar, Rahma Saiyed mengatakan pihaknya belum mendapatkan informasi valid soal kekalahan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) dengan kotak kosong. Rahma menyebut jika kotak kosong menang 50 plus maka Pilwalkot Makassar akan kembali digelar pada tahun 2020.
Artinya, jabatan wali kota dan wakil wali kota Makassar akan diduduki pejabat sementara (Pjs).
"Suara paslon bergambar atau kolom kosong yang menang karena petugas KPPS masih bekerja di lapangan," kata Rahma saat dikonfirmasi, Rabu (27/6).
Sementara, Ketua Relawan Kolom Kosong, Anshar Manrulu menuturkan, kemenangan sementara kotak kosong atas pasangan Appi-Cicu bisa menjadi pelajaran agar tidak boleh main-main dengan aspirasi rakyat.
"Jika rakyat dipermainkan maka rakyat bisa mempermalukan," tandas Anshar.
Anshar menambahkan, hasil ini tidak mengejutkan karena elektabilitas selalu rendah di beberapa lembaga survei.
"Tingkat keterpilihan paslon Munafri-Andi Rachmatika ini selalu rendah tapi dipaksakan hingga melawan kolom kosong pun mereka kalah," tandasnya.
Diketetahui, proses hitung cepat Pemilihan Wali kota Makassar masih berlangsung. Berdasarkan hitung cepat lembaga survei Celebes Research Center (CRC) pukul 16.35 WITA, pasangan calon Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi kalah lawan kotak kosong.
Kotak kosong mendapatkan perolehan suara 53,31 persen. Sementara perolehan suarapasangan Munafri-Andi Rachmatika hanya 46,69 persen. Hasil ini berdasarkan hitungan suara yang masuk 60 persen.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya