Jelang Pilgub, Ahok preteli jabatan Heru
Merdeka.com - Jelang Pilgub DKI, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sudah mempreteli satu per satu jabatan Heru Budi Hartono yang dipilihnya sebagai bakal calon wakil gubernur. Heru diketahui memiliki jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Kalau sudah calon (Wakil Gubernur DKI) harus lepas semua (jabatan)," kata Ahok di Balai kota, Jakarta, Selasa (31/5).
Ahok menyebut Heru sudah tidak lagi menjabat Komisaris Utama di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Delta Djakarta, Tbk terhitung sejak 20 Mei 2016. Saat ini, Heru masih duduk sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta dan juga komisaris di Bank DKI.
"Kita ganti (Komisaris Utama Delta) karena memang Pak Heru pegang dua (jabatan strategis di BUMD). Dia pilih pegang Bank DKI," terangnya.
Jika jabatan Heru sebagai Kepala BPKAD sudah dicopot, Ahok kemungkinan akan menunjuk wakil Heru yakni Michael Rolando. Dia juga akan memilih pejabat BPKAD untuk menggantikan posisi Heru sebagai komisaris utama di Bank DKI.
"Saat Pak Heru nyalon, dia mengundurkan diri. Kemungkinan Wakil Kepala BPKAD yang naik (menjadi Kepala BPKAD)," kata Ahok.
Langkah Ahok ini sejalan dengan semakin besarnya pengumpulan KTP warga DKI Jakarta yang mendukung pasangan Ahok-Heru bertarung di Pilgub DKI melalui jalur independen. Jabatan Heru sebagai Kepala BPKAD bakal dicopot setelah target 1 juta KTP tercapai.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya