Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jelang pendaftaran Jokowi belum umumkan cawapres, ini reaksi Cak Imin

Jelang pendaftaran Jokowi belum umumkan cawapres, ini reaksi Cak Imin AIRLANGGA TEMUI CAK IMIN. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebentar lagi membuka pendaftaran capres-cawapres 2018. Sebagai capres yang sudah dideklarasikan partai pengusungnya, Joko Widodo diketahui belum juga mengumumkan cawapres yang mendampingi.

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, tak merasa dikunci oleh Jokowi. Menurut dia, ini adalah bagian dari kesepakatan.

"Enggak, memang itu kesepakatan untuk memberikan beliau menimbang-nimbang," ucap Cak Imin di kompleks gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (2/8).

Dia mengklaim, sampai saat ini Jokowi juga belum memaparkan siapa saja bakal cawapresnya dan siapa yang bakal dipilih. Oleh karena itu, Cak Imin memilih menunggu untuk kemudian melaporkan ke para ulama. Di mana Cak Imin disebutkan mendapatkan mandat dari para ulama untuk jadi Cawapres Jokowi.

"Itu nanti, nanti, belum waktunya. Kira-kira kalau sudah ada bayangan siapa Wapresnya. Kalau Wapresnya sudah ada bayangan, baru kita bertemu. Belum ada yang baru," jelasnya.

Dia merasa percaya diri, jika nanti harus melaporkan kepada para ulama telah dipilih Jokowi sebagai cawapres. Namun jika sebaliknya, Cak Imin ogah komentar.

"Laporan saya jadi cawapres Jokowi, selesai," tegas Cak Imin.

Sebelumnya, Wasekjen PKB Jazilul Fawaid mengatakan akan ada pertemuan antara Muhaimin dan para ulama akan digelar di kawasan Jakarta Pusat. Sayang, Jazilul tidak membocorkan tempat dan waktu pertemuan.

Dia menuturkan, pertemuan itu untuk menanyakan dinamika politik terkini dan mengevaluasi pencalonan Cak Imin, sapaan Muhaimin, sebagai cawapres di Pemilu 2019.

"Pertemuan kiai dimaksudkan supaya menyatukan langkah Cak Imin yang selama ini mendapat mandat. Beliau-beliau ini ingin mendapatkan informasi lengkap seperti apa menjelang pendaftaran," kata Jazilul.

Dalam pertemuan itu, kata dia, pengurus DPP akan menanyakan kepada kiai sikap PKB selanjutnya jika Cak Imin tidak dipilih menjadi cawapres oleh Joko Widodo. Sebab, para kiai telah memberikan mandat agar PKB mencalonkan Cak Imin sebagai cawapres.

"Karena Cak Imin mendapat mandat dari para ulama, bisa berubah. Namanya juga mandat. Kalau mandatnya itu Cak Imin cawapres," ujarnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP